Ini Tiga Kunci Menulis agar Pembaca Betah Sampai Akhir

  • 28 Agt 2026 21:07 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Menulis cerpen tidak sekadar merangkai cerita dalam beberapa halaman, tetapi juga membutuhkan strategi agar pembaca tertarik hingga akhir. Penulis cerpen dan puisi Hidayatul Ulum menilai, membangun cerita yang menarik sekaligus menjaga alurnya tetap logis menjadi tantangan tersendiri bagi seorang penulis.

Penulis yang juga berprofesi sebagai guru itu mengatakan, cerpen memiliki tantangan lebih besar dibandingkan puisi karena penulis tidak cukup hanya memiliki ide cerita. Penulis juga perlu memikirkan cara membuka cerita, mengatur alur, serta memastikan keseluruhan cerita tetap utuh tanpa kejanggalan.

“Karena kalau cerpen itu kan, kita bisa menulis cerita pendek yang sesuai ide awal kita, mungkin kita tulis secara sederhana atau apa adanya itu bisa saja. Tetapi untuk memikat pembaca dan membuat pembaca itu betah membacanya sampai akhir kan butuh strategi,” jelas Hida dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurutnya, salah satu strategi yang perlu diperhatikan adalah membuat paragraf atau kalimat pembuka yang mampu menarik perhatian pembaca. Setelah itu, alur cerita perlu disusun secara terarah agar pembaca memiliki alasan untuk terus mengikuti cerita hingga selesai.

“Mungkin dengan membuat paragraf atau kalimat pembuka yang menarik, kemudian menentukan alurnya. Dan bagaimana kita ini memastikan agar cerita pendek yang kita tulis ini, semesta ceritanya itu tidak memiliki kejanggalan atau tidak ada plot hole,” kata Hida.

Diakuinya, keunikan sudut pandang juga dapat menjadi kekuatan sebuah cerpen karena mampu menghadirkan cerita yang tidak biasa. Dalam salah satu karyanya bertema “Guruku Pahlawanku”, Hida memadukan latar peperangan dengan sudut pandang tokoh bukan manusia, yakni pepohonan yang menyaksikan kisah seorang guru.

“Ketika dikirim ke media, pertama kali kita harus menyentuh ini, hatinya redaktur terlebih dahulu. Jadi redakturnya dulu yang perlu dibuat terkesan,” ungkap Hida.

Hida mengingatkan penulis pemula untuk tidak takut mengeksplorasi gagasan dan menghadirkan sudut pandang yang berbeda dalam karya. Menurutnya, kemampuan mengolah cerita secara unik menjadi salah satu cara agar karya mampu menarik perhatian, baik pembaca maupun redaktur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....