Tak Sekadar Mendaki, Gempar Bekali Ilmu Alam
- 28 Agt 2026 00:00 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam Regenerasi (GEMPAR) FKIP Universitas Tanjungpura (Untan) tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa yang gemar mendaki, tetapi juga tempat mempelajari berbagai keterampilan menghadapi alam terbuka. Mulai dari teknik tali-temali, penggunaan simpul, memanjat hingga kemampuan bertahan hidup dan survive di alam terbuka.
Hal tersebut disampaikan Sri Suryani dalam Obrolan Sore Ceria RRI PRO2 Sanggau, Kamis 27 Agustus 2026. Ia menjelaskan, anggota Gempar mendapatkan pembelajaran mulai dari teknik tali-temali, penggunaan berbagai simpul, teknik memanjat hingga kemampuan bertahan hidup atau survival ketika menghadapi kondisi tersesat di alam.
“Gempar cukup unik karena satu-satunya UKM yang bergerak di bidang kepecintaalaman di Untan. Di situ kami diajarkan cara tali-temali, menggunakan simpul, bagaimana memanjat dan bagaimana cara hidup survival ketika kita tersesat,” kata Sri.
Menurutnya, kegiatan pendakian yang dilakukan anggota Gempar tidak dilakukan secara sembarangan, karena setiap perjalanan membutuhkan pengetahuan dan persiapan yang matang. Berbagai keterampilan yang dipelajari menjadi bekal penting bagi anggota untuk menghadapi tantangan sekaligus menjaga keselamatan selama berada di alam terbuka.
“Dalam pendakian kami tidak asal-asalan, tetapi ada ilmunya,” jelasnya.
Sri juga mengaku memiliki berbagai pengalaman berkesan selama mengikuti kegiatan di Gempar, khususnya saat melakukan pendakian. Salah satu yang paling membekas baginya adalah pendakian ke Bawang yang disebutnya sebagai salah satu pendakian tertinggi yang pernah dilakukan.
Menurutnya, pengalaman paling berkesan bukan hanya ketika berhasil mencapai puncak, tetapi juga seluruh proses dan perjuangan selama perjalanan menuju puncak. Tantangan yang dihadapi sepanjang pendakian menjadi pengalaman berharga sekaligus mengajarkan ketangguhan, kerja sama dan kemampuan menghadapi berbagai kondisi di alam.
“Yang berkesan itu ketika sampai puncak dan proses sampai puncak,” jelasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....