Kabut Asap Kurangi Pendapatan Pedagang Jajanan Sanggau
- 14 Sep 2026 18:08 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Salah seorang pedagang jajanan di Sabang Merah, Kabupaten Sanggau, Sugianto, mengaku mengalami penurunan omzet akibat kabut asap yang melanda wilayah tersebut. Omzet yang sebelumnya mencapai sekitar Rp600.000 per hari kini turun sekitar 30 hingga 40 persen.
“Penurunan penjualan pasti ada, karena anak-anak sekolah libur sehingga banyak yang berada di kampung. Jadi jajanan yang biasanya cepat habis sekarang penjualannya lebih lambat,” ungkap Sugianto, Senin 14 September 2026.
Selain penurunan penjualan, Sugianto juga menghadapi kenaikan biaya produksi akibat harga sejumlah bahan yang meningkat. Kondisi tersebut membuat modal yang dikeluarkan lebih besar dibandingkan pendapatan yang diperoleh.
“Kalau untuk penurunannya mungkin sekitar 30 sampai 40 persen, karena modal juga mahal. Pendapatannya menurun, sementara biaya yang dikeluarkan untuk produksi cukup besar,” ujarnya.
Sugianto mengatakan, perlambatan penjualan membuat hasil produksi yang biasanya habis dalam sehari kini membutuhkan waktu lebih lama untuk terjual. Kondisi tersebut turut memperlambat perputaran modal usaha.
“Kalau normal, satu kali giling itu bisa habis dalam sehari dan pendapatan sekitar Rp600 ribu. Sekarang satu kali giling bisa baru habis dua sampai tiga hari, jadi uangnya harus diputar lagi untuk modal,” tuturnya.
Ia berharap, kondisi kabut asap segera ditangani sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan penjualan jajanan kembali meningkat. Menurutnya, kondisi udara yang membaik akan membuat masyarakat kembali beraktivitas di luar rumah dan berdampak positif terhadap pendapatannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....