Kenaikan Harga Plastik Tekan UMKM Kuliner di Sanggau

  • 09 Apr 2026 11:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kenaikan harga bahan baku plastik pasca Lebaran mulai dirasakan pelaku usaha kecil menengah. Salah satunya Areta Snack and Drink Sanggau yang mengandalkan kemasan plastik untuk penjualan.

Owner Areta Snack and Drink Sanggau, Id’zul Itasani, mengungkapkan lonjakan harga plastik berdampak langsung pada biaya produksi dan penjualan. Hal ini karena sebagian besar produknya masih berbasis layanan take away.

“Kenaikan harga plastik ini membuat kami harus menghitung ulang HPP, tapi sejauh ini kami belum menaikkan harga jual,” ujar Id’zul dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 9 April 2026.

Menurutnya, kebutuhan plastik cukup tinggi, mulai dari sendok hingga wadah makanan dan minuman. Kondisi ini membuat biaya operasional ikut terdorong naik, kenaikan harga terjadi cukup signifikan setelah Lebaran.

Disampaikannya, harga plastik yang sebelumnya Rp10 ribu kini naik menjadi Rp15 ribu per unit. sebagai langkah bertahan, pihaknya memilih melakukan efisiensi biaya produksi. Upaya ini dilakukan agar harga produk tetap terjangkau bagi pelanggan dan usaha tetap bertahan.

Imbas dari kondisi saat ini, Itasani mengajak pelanggan beralih ke wadah ramah lingkungan seperti tupperware masing-masing. Imbauan tersebut disampaikan melalui berbagai media sosial seperti Instagram dan WhatsApp.

Namun, ia mengakui kesadaran masyarakat masih rendah dalam mengurangi penggunaan plastik, mayoritas pelanggan masih memilih menggunakan kemasan sekali pakai. Ia menilai pemerintah daerah sebenarnya telah menunjukkan perhatian terhadap isu sampah, hanya saja perubahan perilaku masyarakat dinilai masih menjadi tantangan utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....