Bupati Ontot: Pendapatan Daerah Sanggau Bertambah Rp3,088 Miliar
- 14 Sep 2026 18:43 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengungkapkan, pendapatan Kabupaten Sanggau pada APBD Perubahan 2026 bertambah Rp3,088 miliar. Penambahan ini setara 0,19 persen dari target APBD murni tahun berjalan sebesar Rp1,597 triliun.
Hal tersebut disampaikan Yohanes Ontot dalam sambutannya saat rapat paripurna bersama DPRD Sanggau dalam rangka penjelasan Bupati Sanggau atas Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2026 di gedung DPRD Kabupaten Sanggau, Senin 14 September 2026. Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Susana Herpena dan sejumlah unsur pimpinan DPRD Sanggau.
| Baca juga: Pajak Daerah Sanggau Lampaui Separuh Target |
Ia mengungkapkan, rincian penambahan anggaran pada APBD perubahan yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp304,715 miliar, bertambah sebesar Rp82,451 miliar. Dikatakan, dalam target APBD murni tahun anggaran 2026, PAD Kabupaten Sanggau sebesar Rp222,264 miliar atau naik 37,10 persen.
"Rinciannya, pajak daerah ditargetkan sebesar Rp154,946 miliar bertambah 40,579 miliar atau naik 35,48 persen. Retrubusi daerah ditargetkan Rp126,894 miliar bertambah Rp41,971 miliar atau naik 49,42 persen. Hasil pengelolaam kekayaan daerah yang dipisahkan yang bersumber dari dividen atas penyertaan modal PT Bank Kalbar ditargetkan Rp17,563 miliar bertambah Rp2,563 miliar atau naik 17,09 persen, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah ditargetkan Rp5,320 miliar berkurang Rp2,663 miliar atau 33,36 persen," ujar dia.
Selanjutnya, pendapatan transfer yang terdiri dari transfer pemerintah pusat dan transfer antar daerah ditargetkan Rp1,295 triliun atau berkurang Rp79,362 miliar atau turun 5,77 persen dari target pada APBD murni yang dianggarkan sebesar Rp1,374 triliun. Pendapatan tersebut rinciannya, antara lain, pendapatan transfer pemerintah pusat yang bersumber dari dana bagi hasil pajak/bukan pajak, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana insentif fiskal dan dana desa ditargetkan Rp1,218 triliun berkurang Rp88,271 miliar atau turun 6,76 persen.
Kemudian, pendapatan transfer antar daerah yang bersumber dari dana bagi hasil pajak dari Pemerintah Provinsi ditargetkan Rp76,958 miliar. Target ini berkurang Rp8,909 miliar atau sekitar 13,09 persen.
"Penerimaan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah yang bersumber dari hibah Pemerintah Pusat tidak dianggarkan dalam APBD murni maupun dalam perubahan APBD tahun anggaran 2026 karena tidak adanya alokasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat," tutupnya. (Abang Indra).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....