Pemkab Sanggau Genjot PAD Ditengah Tekanan Fiskal
- 14 Jul 2026 19:57 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pemerintah Kabupaten Sanggau terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditengah berkurangnya transfer dari pemerintah pusat. Berbagai strategi disiapkan, mulai dari pembenahan basis data wajib pajak, optimalisasi aset daerah yang belum produktif, hingga menurunkan aparatur ke lapangan untuk menggali potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap maksimal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib mengatakan, peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah agar pembangunan tetap berjalan meski menghadapi tantangan fiskal. Menurutnya, seluruh upaya tersebut dilakukan berdasarkan regulasi yang mengatur pemungutan pajak dan retribusi daerah sehingga pelaksanaannya memiliki kepastian hukum.
"Saat ini kami mendapatkan tekanan akibat berkurangnya transfer ke daerah sehingga pendapatan asli daerah harus terus dioptimalkan. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar target pendapatan dapat tercapai," ungkap Aswin dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Selasa 14 Juli 2026.
Aswin menjelaskan, target pendapatan daerah Kabupaten Sanggau pada 2026 sebesar Rp1,59 triliun, sedangkan target PAD ditetapkan lebih dari Rp222 miliar. Hingga semester pertama, realisasi PAD telah menembus sekitar 50 persen sehingga masih diperlukan berbagai langkah percepatan agar target akhir tahun dapat terpenuhi.
"Masih banyak aset milik pemerintah daerah yang dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga untuk meningkatkan pendapatan daerah. Kami juga membuka peluang kepada investor yang ingin memanfaatkan aset tersebut selama memberikan keuntungan bagi daerah," jelasnya.
Selain mengoptimalkan aset, pemerintah daerah juga memperkuat pengawasan terhadap sektor pajak melalui pemasangan tapping box di sejumlah tempat usaha. Perangkat tersebut digunakan untuk merekam transaksi usaha sehingga pelaporan pajak menjadi lebih transparan sekaligus mencegah kebocoran penerimaan daerah.
"Saya berharap seluruh pengusaha yang menjadi wajib pajak dapat taat membayar pajak dan retribusi karena itulah yang akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Jika belum terdaftar sebagai wajib pajak, segeralah mendaftarkan diri karena kepatuhan pajak merupakan bentuk tanggung jawab sebagai warga negara," kata Aswin.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat semakin kuat untuk meningkatkan PAD Kabupaten Sanggau. Dengan pendapatan daerah yang semakin optimal, pemerintah meyakini pembangunan infrastruktur maupun pelayanan publik dapat berjalan lebih maksimal demi kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....