FOLUR Tingkatkan Kapasitas Pekebun Sawit Swadaya Melalui Workshop di Parindu
- 21 Jul 2026 15:49 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Program Food Systems, Land Use and Restoration (FOLUR) menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Pekebun Kelapa Sawit Swadaya di Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau. Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kementerian Pertanian dan PT LPP Agro Nusantara itu bertujuan meningkatkan kapasitas pekebun sekaligus mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
Workshop diikuti perwakilan pekebun swadaya dari sejumlah desa di Kecamatan Parindu Bonti dan Tayan Hulu, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke salah satu kebun milik pekebun. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai kondisi kebun, teknik budidaya, penerapan Good Agricultural Practices (GAP), serta kebutuhan peningkatan produktivitas dan penguatan kelembagaan pekebun.
Perwakilan Pemerintah Desa Pusat Damai Filipus, mengapresiasi pelaksanaan pendataan dan penyusunan desain intervensi yang dilakukan melalui Program FOLUR. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan harapan bagi pekebun dalam memperoleh pendampingan yang lebih terarah.
"Pendampingan perlu terus diperkuat melalui berbagai solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pekebun, termasuk pengembangan kebun masyarakat yang berada di sekitar maupun di dalam kawasan hutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Filipus, saat Workshop Peningkatan Kapasitas Pekebun Kelapa Sawit Swadaya di Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Selasa 14 Juli 2026.
Ia menilai pendampingan yang berkelanjutan akan membantu pekebun meningkatkan kapasitas sekaligus menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan kebun. Baginya kolaborasi antara pemerintah, pekebun, dan mitra pembangunan terus diperkuat melalui Program FOLUR.
"Kami berharap pendampingan Program FOLUR dapat terus berlanjut untuk memperkuat kelembagaan pekebun, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan dan peran masyarakat adat di sekitar kawasan hutan," ujarnya.
Filipus menyebut, bahwa hasil workshop dan kunjungan lapangan ini selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan desain intervensi Program FOLUR di Kabupaten Sanggau. Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan program pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pekebun serta mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....