Ahli Gizi Sanggau Jelaskan Alasan Beras Perlu Difortifikasi

  • 21 Sep 2026 19:24 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Beras merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai sumber energi. Namun, proses pengolahan beras terutama saat penggilingan dapat menyebabkan sebagian kandungan zat gizi mengalami pengurangan.

Ahli Gizi RSUD Mth Djaman Sanggau, Dwi Mustika Wati, mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu alasan beras perlu mendapatkan tambahan melalui proses fortifikasi. Fortifikasi dilakukan dengan menambahkan vitamin dan mineral tertentu ke dalam beras.

"Jadi sebenarnya beras fortifikasi yaitu beras yang ditambahkan jenis vitamin dan mineral, jadi kandungannya lebih bagus dan lebih baik karena ada tambahannya," kata Dwi Mustika Wati dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Senin 21 September 2026.

Ia menjelaskan, fortifikasi bertujuan membantu meningkatkan kembali kandungan zat gizi pada beras setelah mengalami proses penggilingan. Dengan demikian, beras fortifikasi memiliki tambahan kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Dwi menyebutkan beberapa zat gizi yang dapat ditambahkan melalui proses fortifikasi, seperti zat besi, vitamin A, asam folat, vitamin B, zinc dan selenium. Masing-masing zat tersebut memiliki manfaat dalam mendukung kebutuhan gizi tubuh.

"Jadi ketika masyarakat mendengarkan beras fortifikasi tidak perlu khawatir, karena kandungannya itu ada zat besi, vitamin A, asam folat, vitamin B, mineral zinc dan selenium," ujarnya.

Menurut Dwi, pemahaman masyarakat mengenai fortifikasi penting agar tidak muncul keraguan terhadap pangan yang telah diperkaya zat gizi. Masyarakat Sanggau tetap dianjurkan mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....