Sering Terbangun tengah Malam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 09 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID,Sanggau - Terbangun di tengah malam sesekali merupakan hal yang cukup umum dialami banyak orang. Namun, jika kondisi tersebut terjadi berulang kali dan membuat tubuh terasa lelah saat bangun pagi, kebiasaan ini dapat mengganggu kualitas tidur serta memengaruhi aktivitas sepanjang hari.

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang sering terbangun pada malam hari. Kondisi lingkungan seperti suara bising, suhu kamar yang terlalu panas atau dingin, cahaya yang terlalu terang, hingga tempat tidur yang kurang nyaman dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak.

Kebiasaan sebelum tidur juga berpengaruh terhadap kualitas istirahat. Mengonsumsi kopi, teh, minuman berenergi, atau makanan dalam jumlah berlebihan menjelang waktu tidur dapat membuat tubuh lebih sulit rileks dan meningkatkan kemungkinan terbangun pada malam hari.

Stres dan pikiran yang berlebihan menjadi salah satu penyebab yang cukup sering terjadi. Beban pekerjaan, persoalan keluarga, masalah keuangan, maupun kecemasan terhadap berbagai hal dapat membuat otak tetap aktif meskipun tubuh sudah berada di tempat tidur.

Kebiasaan menggunakan telepon seluler atau perangkat elektronik menjelang tidur juga dapat mengganggu pola istirahat. Paparan cahaya dari layar serta aktivitas yang membuat otak terus menerima rangsangan dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk dan berpotensi mengurangi kualitas tidur.

Untuk mengatasinya, cobalah membangun jadwal tidur dan bangun yang konsisten setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Selain itu, buat suasana kamar lebih nyaman, redup, tenang, dan memiliki suhu yang sesuai agar tubuh lebih mudah memasuki kondisi istirahat.

Jika terbangun pada malam hari, hindari langsung melihat jam atau membuka media sosial karena hal tersebut dapat membuat pikiran semakin aktif. Cobalah melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti mengatur pernapasan secara perlahan atau membaca sesuatu yang ringan hingga rasa kantuk kembali muncul.

Pola hidup pada siang hari juga turut menentukan kualitas tidur pada malam hari. Berolahraga secara teratur, mendapatkan paparan sinar matahari pagi, menghindari tidur siang terlalu lama, serta membatasi konsumsi kafein terutama pada sore dan malam hari dapat membantu menjaga pola tidur lebih teratur.

Meski terbangun sesekali pada malam hari tergolong normal, kondisi yang terjadi terus-menerus dan disertai keluhan seperti kelelahan berat, sulit berkonsentrasi, mendengkur keras, terengah-engah saat tidur, atau rasa kantuk berlebihan pada siang hari sebaiknya tidak diabaikan. Jika gangguan tidur berlangsung dalam waktu lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....