Pemerataan Pendidikan Kota dan Desa Sanggau Masih Terkendala

  • 06 Sep 2026 10:00 WIB
  •  Sanggau

RRI. CO.ID, Sanggau - Pemerataan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Sanggau masih menghadapi berbagai tantangan. Kondisi tersebut terlihat dari perbedaan ketersediaan guru, infrastruktur, jaringan internet, listrik, serta kualitas pendidikan di sejumlah sekolah daerah.

Ketua KBGN Sanggau, Anisa Fitri, mengatakan pemerataan pendidikan harus dilihat secara menyeluruh karena melibatkan berbagai sektor pendukung. Menurutnya, pemerataan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sekolah, tetapi juga mencakup tenaga pendidik dan kualitas pembelajaran.

“Kalau kita bicara masalah pemerataan pendidikan sebenarnya banyak faktor, karena pendidikan tidak hanya satu sektor saja,” kata Anisa Fitri, pada program Beranda Astacita RRI Sanggau Sabtu 5 September 2026.

Ia menjelaskan, pemerataan perlu dilihat berdasarkan aspek guru, infrastruktur, hingga kualitas pendidikan yang diterima siswa di setiap wilayah. Anisa menyebut kondisi pendidikan di Kabupaten Sanggau membutuhkan kajian lebih mendalam untuk mengetahui kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan.

“Dari versi saya dan teman-teman lihat di Sanggau, belum ada penelitian-penelitian khusus pendidikan di Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Menurutnya, hingga kini belum terdapat penelitian khusus yang secara menyeluruh membahas terkait pemerataan pendidikan di Kabupaten Sanggau. Ia menilai penelitian tersebut penting sebagai dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan pemerataan pendidikan yang sesuai dengan kondisi setiap wilayah.

“Secara kasat mata dilihat, jangan kan jaringan internet, listrik saja belum masuk ke salah satu sekolah di Kabupaten Sanggau,” tegas Anisa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....