Maulid dan Merdeka, Momentum Perkuat Iman
- 26 Agt 2026 16:25 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau – Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW dan momentum kemerdekaan menjadi kesempatan penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua momentum tersebut dapat menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, kepedulian, serta tanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai kebaikan yang bermanfaat.
Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Entikong, Nanang Ripani, dalam Obrolan program Mutiara Pagi Islam di RRI Sanggau, Rabu 26 Agustus 2026 mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami dan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai kejujuran, kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan yang diajarkan Rasulullah sangat relevan untuk memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
"Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW dan momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Nanang.
Ia menjelaskan bahwa semangat kemerdekaan juga memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai keislaman, terutama dalam menjaga persatuan dan menghargai sesama. Masyarakat diharapkan mampu mengisi kemerdekaan dengan perilaku yang mencerminkan akhlak mulia serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Nanang menyebut bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam meneruskan semangat perjuangan para pendahulu bangsa melalui pendidikan, kreativitas, kepedulian sosial, dan berbagai kegiatan positif lainnya. Dengan menjadikan Rasulullah sebagai teladan, generasi muda diharapkan mampu menggunakan kesempatan yang dimiliki untuk membangun persaudaraan dan menghindari berbagai tindakan yang dapat memecah persatuan.
Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu diisi dengan karya nyata dan perilaku yang membawa manfaat bagi masyarakat. Semangat gotong royong, saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan penuh keberkahan.
"Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan, memperkuat kepedulian, serta mengisi kemerdekaan melalui karya dan perilaku positif yang bermanfaat bagi bangsa," katanya.
Nanang berharap momentum Maulid Nabi dan kemerdekaan dapat semakin mendorong masyarakat untuk memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan sosial di lingkungan masing-masing. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dan menjadikan kemerdekaan sebagai kesempatan menghadirkan kebaikan, persatuan, serta kemajuan bagi bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....