Dialog Harmoni Perkuat Persatuan Sanggau
- 23 Jul 2026 17:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kerukunan antarumat beragama dan antarelemen masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Kabupaten Sanggau. Untuk mempertahankan kondisi tersebut secara berkelanjutan, diperlukan komunikasi yang terbuka, saling menghargai, serta kolaborasi seluruh pihak agar potensi perbedaan tidak berkembang menjadi konflik di kemudian hari.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, Suyono Asun, mengatakan bahwa dialog menjadi salah satu upaya paling efektif dalam merawat kerukunan karena mampu mempertemukan berbagai pandangan dan membangun kesepahaman bersama. Menurutnya, semakin sering masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan berbagai unsur lainnya duduk bersama, maka semakin besar peluang untuk menjaga keharmonisan serta memperkuat rasa persaudaraan.
"Dialog menjadi langkah strategis dalam menjaga kerukunan karena melalui komunikasi yang intensif, berbagai potensi konflik dapat dideteksi lebih dini sekaligus membangun kesepahaman di antara tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat," ungkap Suyono Asun dalam Dialog Sanggau Menyapa, Kamis 23 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang baik mampu membuka ruang bagi setiap pihak untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan demikian, berbagai potensi konflik dapat dikenali sejak dini sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara bijaksana melalui musyawarah.
Suyono Asun menyampaikan bahwa FKUB Kabupaten Sanggau dalam waktu dekat akan menyelenggarakan berbagai forum dialog yang melibatkan pengurus FKUB, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah, hingga unsur masyarakat. Pertemuan tersebut diharapkan mampu menghasilkan kesamaan pandangan, memperkuat komitmen bersama, serta merumuskan langkah-langkah nyata dalam menjaga kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghormati.
Menurutnya, budaya dialog juga penting ditanamkan kepada generasi muda agar mereka memahami arti toleransi, persatuan, dan pentingnya menghargai keberagaman sejak dini. Karena itu, FKUB berencana melibatkan pelajar, pengurus OSIS, organisasi mahasiswa, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan dalam berbagai kegiatan dialog sebagai bekal membangun kehidupan yang harmonis pada masa mendatang.
"FKUB Kabupaten Sanggau juga memperkuat budaya dialog hingga melibatkan pelajar, pemuda, serta organisasi kemasyarakatan guna menanamkan nilai toleransi, mempererat persatuan, dan membangun komitmen bersama dalam merawat kerukunan," katanya.
Suyono Asun berharap budaya dialog terus menjadi kebiasaan di tengah masyarakat sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan semangat persaudaraan, bukan melalui perpecahan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Kabupaten Sanggau yang damai, harmonis, dan semakin maju.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....