Mengenal Performative Male, Tren Viral di Media Sosial

  • 22 Jul 2026 14:19 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Di media sosial istilah "Performative Male" saat ini sedang ramai diperbincangkan, terutama di platform seperti Tiktok dan X. Istilah ini, merujuk pada laki-laki yang dianggap sengaja menampilkan sifat, gaya hidup, dan hobi tertentu untuk membangun citra di depan orang lain sebagai pengguna internet

Istilah "performative" menyoroti anggapan bahwa seseorang melakukan hal tersebut sebagai sebuah penampilan untuk mendapatkan perhatian, penerimaan, atau citra tertentu di lingkungan sosial. Jadi, sorotannya tidak pada gaya atau hobi yang dilakukan, melainkan alasan dibalik tindakannya.

Meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai ruang ekspresi bagi banyak orang, membuat fenomena ini berkembang dengan cepat. Banyak laki-laki yang saat ini memperlihatkan sisi lembut, menggunakan produk perawatan diri, hingga menekuni sejumlah aktifitas yang umumnya tidak dilakukan oleh kaum pria.

Beberapa ciri yang kerap dianggap relevan dengan fenomena ini antara lain seperti, pemilihan busana yang dianggap lembut, memakai aksesori tertentu, menggunakan tote bag, dan lebih rutin memperhatikan perawatan diri. Selain itu, ada juga yang memandangnya sebagai kebiasaan untuk membangun citra melalui unggahan di media sosial agar terlihat menarik, sensitif, atau berbeda dari kebanyakan pria.

Fenomena ini juga menggambarkan bagaimana media sosial memengaruhi cara seseorang memperkenalkan dirinya kepada publik. Banyak orang kini membangun identitas melalui foto, video, dan unggahan, sehingga batas antara ekspresi diri yang tulus sebagai upaya membentuk citra menjadi semakin sulit untuk dibedakan.

Namun, secara keseluruhan fenomena ini tidak selalu bermakna negatif. Artinya, menggambarkan bahwa laki-laki tidak harus selalu punya sifat yang keras, kaku, dan menyembunyikan emosi agar dianggap sebagai sosok maskulin.

Makna utama fenomena "performative male" adalah tentang perdebatan mengenai keaslian diri di tengah budaya pencitraan digital. Istilah ini mengajak orang melihat apakah suatu perilaku benar-benar mencerminkan kepribadian seseorang atau hanya dilakukan untuk memenuhi tren dan mendapat pengakuan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....