Penyandang Disabilitas Sanggau Tebar Inspirasi
- 20 Jul 2026 07:57 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Keterbatasan fisik tidak pernah menghentikan langkah Mikadius Bambang untuk menggapai cita-cita. Penyandang disabilitas tuna daksa asal Kabupaten Sanggau itu membuktikan bahwa tekad, pendidikan, dan kerja keras mampu membuka jalan menuju kehidupan yang lebih mandiri.
Pengalaman tersebut dibagikan Mikadius saat menjadi narasumber dalam program Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Sanggau, Sabtu 18 Juli 2026. Ia mengajak para penyandang disabilitas untuk tidak menjadikan kondisi fisik sebagai alasan berhenti bermimpi dan berkarya.
"Jangan pernah menyerah dengan keadaan. Teruslah belajar, terus berusaha, dan yakin bahwa kita juga mampu meraih cita-cita seperti orang lain," kata Mikadius.
Ia menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh tantangan sebelum akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan di Pontianak. Baginya, pendidikan menjadi bekal utama untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang sama dengan masyarakat lainnya.
Saat ini Mikadius bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Sanggau. Kesempatan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa dunia kerja semakin terbuka bagi penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dan kemauan untuk terus berkembang.
Ia menilai lingkungan kerja yang inklusif sangat berperan dalam membangun rasa percaya diri penyandang disabilitas. Dukungan dari perusahaan dan rekan kerja membuatnya mampu menjalankan tugas secara profesional tanpa merasa dibedakan.
"Yang kami butuhkan bukan belas kasihan, tetapi kesempatan yang sama untuk belajar, bekerja, dan menunjukkan kemampuan. Ketika diberi kepercayaan, penyandang disabilitas juga mampu memberikan kontribusi terbaik," ujarnya.
Mikadius berharap semakin banyak perusahaan dan lembaga pemerintah membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, kesempatan yang setara akan melahirkan lebih banyak penyandang disabilitas yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas. Dukungan lingkungan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan kehidupan yang inklusif, sekaligus mendorong terwujudnya kesetaraan hak bagi seluruh warga negara.
Melalui kisah hidupnya, Mikadius ingin menunjukkan bahwa disabilitas bukanlah batas untuk berprestasi. Dengan kesempatan, pendidikan, dan kemauan untuk terus belajar, penyandang disabilitas dapat menjadi inspirasi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....