Kepedulian Terhadap Sesama dan Introspeksi Diri dalam Kehidupan

  • 22 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepedulian terhadap sesama merupakan wujud nyata dari keimanan yang tercermin dalam sikap saling menolong dan mengasihi antar manusia, sehingga setiap kebaikan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap ini menghadirkan keberkahan sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang penuh keberagaman.

Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kapuas menjelaskan bahwa rasa keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT tercermin dari kesadaran bahwa Dia senantiasa tidak henti-hentinya melimpahkan berbagai nikmat kepada hamba-Nya tanpa terkecuali. Oleh karena itu, sebagai bentuk rasa syukur, kita sudah sepatutnya meningkatkan ibadah serta mengamalkan kebaikan.

"Rasa keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, yang mana Allah SWT itu tidak henti - hentinya, memberikan nikmatnya kepada kita," ungkap Muhiban dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, umat Islam senantiasa dianjurkan untuk melakukan muhasabah, yaitu mengevaluasi setiap perbuatan, niat, dan langkah yang telah kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Dengan muhasabah diri, kita dapat menyadari kekurangan, memperbaiki kesalahan, serta berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT.

"Alangkah malu nya alangkah hina nya jika kita lupa, olehkarenanya kita harus senantiasa intropeksi diri kita atas nikmat - nikmat yang diberikan kepada Allah SWT kepada kita," katanya.

Ia menjelaskan, keyakinan terhadap qada dan qadar tersebut juga menuntun kita untuk tidak mudah berputus asa dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan yang datang silih berganti, karena semuanya telah ditetapkan dengan penuh kebijaksanaan oleh Allah SWT. Sebaliknya, umat manusia diajarkan untuk tetap berikhtiar dengan sungguh-sungguh, memperbaiki diri, serta menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah.

"Dalam rukun Islam yang keenam disebutkan bahwa meyakini apapun yan g yterjadi kepada kita , apaun itu baik atau buruk suka atau tidak suka dan kita harus menerima bahwa itu semua adalah qada dan daqar kita semua," kata Muhiban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....