Keutamaan Bulan Dzulhijjah Momentum Tingkatkan Amal Ibadah
- 18 Mei 2026 05:27 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Menyambut datangnya bulan Dzulhijjah, umat Islam diingatkan untuk memperbanyak amal ibadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Bulan yang termasuk dalam bulan mulia dalam Islam tersebut memiliki berbagai keutamaan, terutama pada sepuluh hari pertama yang disebut sebagai hari-hari terbaik dalam setahun.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kapuas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Tati Triwahyuningtias, menyampaikan bahwa bulan Dzulhijjah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah dan amal kebaikan. Menurutnya, sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki kemuliaan yang sangat besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
“Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari terbaik dalam setahun sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan ibadah,” ungkap Tati Triwahyuningtias dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Senin 18 Mei 2026.
| Baca juga: Menggapai Berkah Hari Arafah |
Ia menjelaskan, terdapat berbagai amalan yang dianjurkan selama bulan Dzulhijjah, di antaranya memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, melaksanakan puasa sunnah, terutama puasa Arafah, serta meningkatkan kualitas salat dan doa. Selain itu, ibadah kurban juga menjadi salah satu amalan utama yang memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi.
Menurutnya, bulan Dzulhijjah juga mengajarkan umat Islam untuk menjaga diri dari berbagai hal yang dilarang. Bagi umat Islam yang berniat melaksanakan kurban, dianjurkan untuk tidak memotong rambut dan kuku sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih, larangan tersebut menjadi bentuk ketaatan dan pengingat akan pentingnya kesabaran serta kepatuhan kepada Allah SWT.
“Dzulhijjah bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang melatih keikhlasan, ketakwaan, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
| Baca juga: Empat Bulan Istimewa dalam Islam |
Dijelaskan Tati, hikmah yang dapat diambil dari bulan Dzulhijjah sangat besar, mulai dari meningkatkan rasa syukur, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, hingga menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Momentum tersebut juga menjadi pengingat agar umat Islam memanfaatkan waktu dengan amal terbaik selama hari-hari mulia berlangsung.
Ia berharap masyarakat tidak melewatkan kesempatan untuk memperbanyak ibadah selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah karena pahala amal saleh pada waktu tersebut dilipatgandakan oleh Allah SWT. Semangat beribadah dinilai penting agar kehidupan menjadi lebih berkah dan penuh ketenangan.
“Dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh di bulan Dzulhijjah, diharapkan umat Islam mampu meningkatkan kualitas keimanan dan memperoleh keberkahan hidup dunia maupun akhirat,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....