AI Tidak Bisa Gantikan Keikhlasan dalam Bekerja
- 08 Mei 2026 06:23 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Perkembangan kecerdasan buatan atau biasa dikenal dengan istilah AI, dinilai membawa banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Namun. ada hal yang tidak bisa dilakukannya, yaitu melakukan pekerjaan dengan penuh keikhlasan.
"Memang ada begitu banyak kemudahan yang kita dapatkan dari kecerdasan buatan atau AI. Tapi ada satu hal yang tidak bisa digantikannya, yaitu keikhlasan dalam melakukan pekerjaan," kata Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Meliau, Syarifah Gamar dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Jumat 8 Mei 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang ada saat ini harus digunakan serta disikapi secara bijak dan tidak berlebihan. Hal ini perlu untuk dilakukan agar manusia tidak kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam bekerja.
"AI tidak punya hati dan tidak bisa berkeringat, berbeda dengan manusia dimana kedua hal itu adalah bukti bahwa dalam melakukan pekerjaan dapat dilakukan dengan perasaan ikhlas serta ditunjukan dengan perjuangan dan juga kerja keras," ujarnya.
Gamar mengatakan, kecerdasan buatan yang diciptakan memang membantu manusia dalam melakukan berbagai hal. Namun, ia juga mengingatkan agar manusia senantiasa selalu menggunakan akal serta pikirannya agar tidak mengalami ketergantungan terhadap AI.
"Jadi semakin hari tugas kita semakin berat. Tetaplah bekerja dengan hati yang penuh keikhlasan dan juga tanggung jawab agar kita tidak dikalahkan oleh mesin serta menang dihadapan sang pencipta," ucapnya.
Untuk itu, Gamar mengajak masyarakat luas untuk lebih bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin mengalami kemajuan. Ia berharap, keiklasan, tanggung jawab, dan kerja keras tetap dipertahankan sebagai bagian terpenting dalam melakukan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....