Bijak Bermedsos, Jauhi Dosa

  • 21 Apr 2026 13:19 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Penggunaan media sosial di kalangan generasi muda terus meningkat seiring perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kondisi ini menuntut kesadaran untuk bijak dalam bermedia sosial agar terhindar dari perbuatan yang mengarah pada dosa.

Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas manusia, termasuk di dunia digital, tetap berada dalam pengawasan dan akan dimintai pertanggungjawaban. Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk menjaga etika dan perilaku dalam setiap unggahan maupun interaksi.

“Media sosial bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga ladang amal atau sebaliknya bisa menjadi sumber dosa jika tidak digunakan dengan bijak,” ungkap Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sekayam, Maulidan Al Bani dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Entikong, Selasa 21 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa bentuk dosa di media sosial dapat berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga membuka aib orang lain. Perilaku tersebut tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga berdampak buruk bagi diri sendiri.

“Pastikan setiap yang kita bagikan membawa manfaat, bukan justru menyakiti atau menyesatkan orang lain,” katanya.

Selain itu, kata Bani, pengguna media sosial diharapkan mampu menyaring informasi sebelum membagikannya kepada publik. Kebiasaan ini menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.

“Jaga lisan dan tulisan, karena apa yang kita ketik akan dimintai pertanggungjawaban sebagaimana ucapan kita di dunia nyata,” ucapnya.

Dengan kesadaran dan pemahaman yang baik, generasi muda disampaikan Bani, diharapkan mampu menjadikan media sosial sebagai sarana kebaikan. Penggunaan yang tepat tidak hanya menjauhkan dari dosa, tetapi juga membawa manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....