Guru Jadi Kunci Pembentukan Karakter Anak

  • 17 Apr 2026 18:23 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong Profesi guru memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Tidak hanya sebagai pengajar di ruang kelas, guru juga menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai moral, etika, dan karakter kepada generasi penerus sejak usia dini.

Kepala Sekolah TK PROTABA Islamic School Sherina dalam program Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Sabtu 17 April 2026, mengunkapkan peran tersebut semakin penting dalam pendidikan anak usia dini, di mana proses pembentukan karakter menjadi fondasi utama bagi perkembangan anak di masa depan. Guru dituntut tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Peran guru adalah role model untuk anak-anak. Kita harus bisa mencontohkan hal baik, seperti mengajarkan empat kata ajaib: maaf, tolong, terima kasih, dan permisi,” kata Sherina.

Menurutnya, pendidikan anak tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, pola pikir, serta perkembangan emosional dan sosial. Pemahaman ini dinilai penting bagi guru maupun orang tua agar mampu memberikan pendekatan yang tepat sesuai kebutuhan anak.

Sherina menjelaskan, nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari. Anak yang dibiasakan berperilaku baik akan lebih mudah beradaptasi dan memiliki empati dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

“Ini menjadi bekal masa depan, misalnya saat berinteraksi di masyarakat, anak bisa bersikap sopan dan memiliki empati terhadap orang lain,” ucapnya.

Ia menyebut, pendidikan adab dan agama menjadi prioritas utama dalam pembentukan karakter anak usia dini. Adab, menurutnya, merupakan dasar penting yang harus ditanamkan sejak awal, baik dalam hubungan dengan guru maupun orang tua.

Sikap seperti menghormati guru, mendengarkan saat pembelajaran, serta bertutur kata sopan menjadi bagian dari nilai yang terus dibiasakan di lingkungan sekolah. Demikian pula dengan adab kepada orang tua yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

“Adab dengan guru dan orang tua itu sangat penting diajarkan sejak dini, karena menjadi dasar dalam membentuk karakter anak,” ujarnya.

Dengan peran yang begitu besar, guru kata Sherina, diharapkan terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjadi teladan sekaligus pembimbing yang efektif. Sinergi antara sekolah dan orang tua pun menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....