Waspada Hoaks di Era AI, Jangan Mudah Percaya Informasi
- 11 Apr 2026 14:54 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Arus informasi yang kian deras dan nyaris tanpa batas di era digital saat ini menuntut masyarakat untuk memiliki ketajaman berpikir serta kecermatan dalam memilah kebenaran. Di sisi lain, kehadiran kecerdasan buatan justru memperumit situasi, karena hoaks kini dikemas semakin canggih, tampak meyakinkan, dan kerap sulit dibedakan dari fakta yang sebenarnya.
Pemeriksa Fakta Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Pontianak, Sahri Ramadhan, menyampaikan bahwa peran verifikasi informasi menjadi kian krusial di tengah masifnya arus penyebaran kabar menyesatkan. Penguatan literasi digital di kalangan masyarakat merupakan langkah mendesak agar publik tidak mudah terjebak dalam pusaran hoaks yang kian kompleks.
“Peran kami memastikan informasi itu benar, salah, atau menyesatkan. Kami melakukan penelusuran sumber dan memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak hoaks,” ungkapnya dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Jumat 10 April 2026.
Sahri menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan, membuat hoaks semakin sulit dikenali secara kasat mata. Manipulasi gambar maupun video kini hadir dengan kualitas yang nyaris menyerupai aslinya, sehingga kerap membingungkan dan menyesatkan masyarakat awam.
“Dulu hoaks dibuat secara sederhana, sekarang dengan AI hasilnya sangat mirip aslinya. Ini menjadi tantangan baru bagi kami dalam membedakan mana yang asli dan mana yang manipulasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk lebih waspada dan selektif dalam menerima setiap informasi yang beredar. Tanpa bekal literasi digital yang memadai, seseorang akan lebih mudah terpengaruh oleh konten bernuansa provokatif yang sengaja dirancang untuk menggiring opini.
“Hoaks biasanya dibuat untuk mempengaruhi emosi, sehingga orang mudah percaya tanpa berpikir panjang. Apalagi jika tidak memiliki literasi digital yang cukup,” jelasnya.
Sahri menambahkan bahwa langkah sederhana seperti mengecek sumber, membandingkan informasi, dan tidak langsung menyebarkan berita sangat penting dilakukan. Masyarakat diharapkan dapat menjadi pengguna media yang bijak dan mampu melawan penyebaran hoaks secara bersama-sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....