Silaturahmi Menanam Kebaikan Kunci Harmoni Hidup Sejati
- 07 Apr 2026 13:36 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Sekarang orang-orang sering terlalu sibuk dan perubahan sosial juga cepat berjalan, jadi banyak yang mulai jauh dari nilai kebersamaan, padahal silaturahmi itu penting sekali untuk menjaga keseimbangan emosi dan batin dalam hidup. Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, hubungan baik dengan sesama jadi kunci biar hati tetap tenang dan hidup terasa lebih bermakna, karena dari situ tumbuh rasa peduli, empati, dan kebersamaan yang bisa mengurangi rasa gelisah sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sekayam, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Mardiana menyampaikan bahwa silaturahmi bukan hanya sekadar interaksi sosial, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki dampak besar terhadap ketenangan hidup seseorang. Menurutnya, menanam kebaikan melalui silaturahmi akan menciptakan suasana harmonis dalam kehidupan, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebajikan yang esensial dalam membangun kehidupan yang damai dan seimbang.
“Silaturahmi yang dilandasi dengan ketulusan akan menanamkan kebaikan dalam diri, sehingga mampu menciptakan suasana hidup yang lebih harmonis dan penuh kedamaian,” ungkap Mardiana dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Selasa 7 April 2026.
Mardiana menjelaskan, dalam ajaran Islam menjaga silaturahmi memiliki nilai yang sangat penting karena dapat membuka pintu keberkahan serta mempererat hubungan antar sesama manusia. Dengan menjalin hubungan yang baik, seseorang akan lebih mudah merasakan ketenangan batin, menjauh dari konflik, serta mampu menjalani kehidupan dengan sikap yang lebih sabar dan bijaksana.
Dikatakannya, tantangan di era modern saat ini adalah menjaga keikhlasan dalam berbuat baik tanpa terpengaruh oleh kepentingan pribadi maupun perbandingan sosial yang sering muncul di tengah masyarakat. Pada era modern saat ini, tantangan terbesar adalah menjaga keikhlasan dalam berbuat baik tanpa terpengaruh oleh kepentingan pribadi maupun perbandingan sosial, sehingga silaturahmi perlu dibangun atas dasar ketulusan agar memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam kehidupan.
“Silaturahmi harus dibangun atas dasar keikhlasan, bukan karena kepentingan, agar kebaikan yang ditanamkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” katanya.
Mardiana mengajak masyarakat untuk menjadikan silaturahmi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang damai, harmonis, dan penuh kebahagiaan.Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu menjadikan silaturahmi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari guna menciptakan ketenangan hidup sekaligus memperkuat esensi kemanusiaan yang penuh kasih dan ketenangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....