Berikut Ini Penyebab Kacang Tanah Tidak Berisi
- 05 Agt 2025 15:18 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Kacang tanah merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, petani sering menghadapi masalah biji kacang yang tidak berisi (kosong) atau kempes, yang tentunya berdampak pada hasil panen dan nilai jual. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum dari permasalahan tersebut:
1. Penyerbukan dan Pembuahan yang Tidak Sempurna
Meskipun kacang tanah merupakan tanaman yang menyerbuk sendiri, gangguan saat proses penyerbukan dan pembuahan bisa menyebabkan polong tidak berkembang sempurna.
Penyebab umum:
- Kondisi cuaca ekstrem (hujan terus-menerus atau panas berlebihan)
- Kelembapan tanah tidak stabil
- Tanaman stres akibat kekurangan nutrisi
2. Kekurangan Air saat Pembentukan Polong
Kacang tanah sangat membutuhkan air, terutama saat fase pembentukan dan pengisian polong (sekitar 40–70 hari setelah tanam).
Akibat kekurangan air:
- Polong gagal berkembang
- Biji tidak terbentuk atau kempes
3. Tanah yang Kurang Subur atau Tidak Gembur
Kacang tanah membutuhkan tanah yang gembur, kaya organik, dan memiliki drainase baik. Tanah yang padat atau terlalu asam bisa menghambat perkembangan akar dan ginofor (bakal buah).
Tanda-tanda:
- Polong banyak tapi kosong
- Tanaman tampak kerdil
4. Kekurangan Hara Mikro dan Makro
Nutrisi seperti fosfor (P), kalsium (Ca), dan boron (B) sangat penting untuk pembentukan dan pengisian polong.
Jika kekurangan:
- Polong tidak terisi sempurna
- Biji kecil atau kempes
5. Serangan Hama dan Penyakit
Hama seperti ulat tanah, nematoda, atau kutu putih dapat merusak akar dan ginofor, menghambat pembentukan biji. Penyakit seperti layu fusarium atau bakteri juga bisa menyebabkan tanaman gagal produksi.
6. Panen Terlalu Dini
Kacang tanah membutuhkan waktu cukup untuk mengisi polong. Jika dipanen terlalu awal, bijinya belum terbentuk sempurna.
Solusi: Panen saat umur tanaman mencapai 90–110 hari (tergantung varietas), dengan ciri: daun mulai menguning dan mudah rontok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....