Kuliner Lokal Sehat Dimulai dari Teknik Pengolahan Tepat
- 13 Sep 2026 16:51 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Kuliner lokal tidak hanya perlu mempertahankan cita rasa khas daerah, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan dan kandungan gizi bagi masyarakat yang mengonsumsinya. Pengolahan yang tepat menjadi bagian penting agar makanan tetap lezat sekaligus mampu memenuhi kebutuhan gizi tanpa meningkatkan risiko kesehatan.
Ahli Gizi Kabupaten Sanggau, Nani Maulidia, mengatakan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memodifikasi teknik memasak sesuai dengan jenis bahan pangan yang digunakan. Modifikasi tersebut dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan minyak, gula, garam maupun metode memasak tertentu yang berpotensi mengurangi kualitas gizi makanan.
“Pertama, kita bisa melakukan modifikasi teknik memasak, jadi bagaimana makanan itu tetap enak tetapi teknik memasaknya kita sesuaikan supaya lebih sehat dan kandungan gizinya tetap terjaga,” ungkap Nani Maulidia, Ahli Gizi Kabupaten Sanggau, dalam Dialog MBG RRI Sanggau, Sabtu 12 September 2026.
Selain teknik memasak, Nani menyampaikan, inovasi dalam pengolahan menjadi langkah penting untuk membuat kuliner lokal tetap diminati sekaligus lebih sesuai dengan kebutuhan gizi masyarakat saat ini. Inovasi dapat dilakukan melalui pemilihan bahan yang lebih beragam, pengaturan komposisi, bentuk penyajian maupun cara pengolahan, dengan tetap mempertahankan identitas dan cita rasa makanan daerah.
“Yang kedua adalah melakukan inovasi dari cara pengolahannya, bagaimana kita bisa membuat makanan lokal itu menjadi lebih menarik, lebih sehat, tetapi tetap mempertahankan cita rasa dan karakter dari makanan tersebut,” katanya.
Nani menjelaskan, pengembangan kuliner lokal juga harus diikuti dengan penerapan keamanan pangan dan higienitas, terlebih jika makanan diproduksi dalam jumlah besar untuk masyarakat. Kebersihan bahan baku, peralatan, tempat pengolahan, penyimpanan hingga kebersihan personal penjamah makanan harus diperhatikan untuk mencegah kontaminasi pangan.
“Yang ketiga, kita harus menjaga keamanan pangan dan higienis dalam skala besar, mulai dari bahan makanan, proses pengolahan, peralatan, lingkungan sampai kebersihan personal penjamah makanan harus benar-benar diperhatikan,” ungkapnya.
Nani menyampaikan penerapan ketiga langkah tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kuliner lokal agar tidak hanya mengutamakan rasa, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, gizi dan keamanan pangan. Dengan pengolahan yang lebih sehat, inovatif dan higienis, kuliner lokal diharapkan tetap berkembang serta mampu menjadi pilihan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....