Sekolah Rakyat Disiapkan untuk Warga Sanggau yang Kurang Mampu
- 06 Agt 2026 15:09 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Dalam rangka memperluas akses belajar bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sanggau, saat ini program sekolah rakyat sudah mulai dipersiapkan. Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau, Ginting mengatakan, kebijakan ini diharapkan bisa menjadi cara untuk meningkatkan kesejahteraan warga miskin melalui jalur pendidikan.
"Sekolah rakyat merupakan program unggulan dari Presiden Republik Indonesia dalam rangka pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem," kata Ginting dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 6 Agustus 2026.
| Baca juga: Tak Diambil Penerima, Paket MBG Dialihkan |
Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui bahwa sekolah rakyat sama seperti lembaga pendidikan formal lainnya, yaitu bersifat resmi dan terdaftar di Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Selain itu, ia menyampaikan untuk jenjangnya terbagi dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Sekolah rakyat ini adalah sekolah formal dan bukan non formal. Jadi sama dengan sekolah pada umumnya yang nanti akan terdaftar di Kementerian Pendidikan. Nantinya sekolah rakyat ini juga sudah dilengkapi dengan asramanya , mulai dari tingkat SD sampai dengan SMA, biayanya seratus persen akan dibiayai oleh pemerintah pusat dan daerah tentunya," ujarnya.
Dikatakannya, saat ini pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mematangkan program sekolah rakyat di Kabupaten Sanggau. Selain itu, berbagai persiapan juga terus dilakukan agar penyelenggaraannya dapat berjalan sesuai dengan rencana.
"Kami masih terus melakukan koordinasi denan berbagai pihak terutama pemerintah pusat terkait sekolah rakyat ini. Harapannya ke depan dengan adanya sekolah rakyat ini, masing-masing keluarga miskin dan miskin ekstrem punya agen perubahan sebagai pembawa kesejahteraan untuk keluarganya masing-masing," ujar Ginting.
Dengan adanya sekolah rakyat, Ginting berharap, anak-anak dengan latar belakang ekonomi keluarga kurang mampu, dapat merasakan pendidikan yang layak. Selain itu, ia juga mengharapkan program tersebut mampu memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....