Sekolah Bentuk Tim Awasi Kelayakan Program MBG

  • 18 Feb 2026 10:41 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Komitmen menjaga kesehatan siswa tak hanya berhenti di ruang kelas. Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihak sekolah turut mengambil peran aktif untuk memastikan setiap makanan yang diterima peserta didik benar-benar aman dan layak konsumsi.

Wakil Kepala SMAN 3 Sanggau, Faiz Musyaffa, mengungkapkan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab penting dalam mengawasi jalannya program tersebut. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses distribusi hingga makanan diterima langsung oleh siswa.

“Sekolah harus memastikan makanan yang dibagikan kepada siswa aman, higienis, dan sesuai dengan standar gizi,” ungkap Faiz dalam Dialog Entikong Menyapa, Sabtu 14 Februari 2026.

Menurutnya, tanggung jawab pelaksanaan MBG tidak hanya berada pada penyedia makanan, unsur sekolah juga wajib terlibat aktif agar kualitas makanan tetap terjaga. Sedangankan untuk itu, SMAN 3 Sanggau membentuk tim khusus pengawas di lingkungan sekolah.

Tim tersebut terdiri dari kepala sekolah dan sejumlah penanggung jawab, termasuk pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Mereka bertugas memeriksa kondisi makanan secara detail, mulai dari kemasan, kebersihan, suhu, hingga ketepatan waktu distribusi.

“Dengan adanya tim khusus, pengawasan menjadi lebih terarah dan setiap temuan bisa langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.

Faiz berharap mekanisme pengawasan ini mampu mendukung tujuan utama Program MBG, yakni meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan, tetapi juga dari kualitas dan manfaat yang benar-benar dirasakan peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....