Progres Kopdes Merah Putih Terkendala Lahan

  • 14 Feb 2026 19:07 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Progres pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau hingga kini terus berproses. Pemerintah Desa Kenaman masih memfokuskan langkah awal pada penyiapan lokasi untuk kantor operasional koperasi sebagai pusat kegiatan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Desa Kenaman, Aloysius mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya mencari lahan yang dapat digunakan untuk mendirikan gedung Kopdes Merah Putih. Namun, upaya tersebut menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan aset tanah milik desa.

“Kami saat ini masih mencari lahan untuk pendirian kantor operasional Kopdes Merah Putih. Ini menjadi fokus utama sebelum masuk ke tahap pembangunan,” ujar Aloysius, Sabtu 14 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Desa Kenaman tidak memiliki tanah aset desa yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gedung koperasi. Kondisi tersebut membuat pemerintah desa harus mencari alternatif lain agar program koperasi tetap dapat berjalan sesuai rencana.

“Di Desa Kenaman memang tidak ada tanah aset desa. Aset yang tersedia saat ini sebagian besar merupakan tanah milik pemerintah daerah, sehingga kami cukup kesulitan menentukan lokasi pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aloysius mengungkapkan, pihak desa telah melakukan inventarisasi terhadap seluruh aset yang ada. Dari hasil pendataan tersebut, hanya terdapat aset berupa Balai Penyuluhan Pertanian, namun lahan tersebut dinilai tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai kantor koperasi.

“Kami sudah melakukan inventarisir aset desa. Hanya ada aset Balai Penyuluhan Pertanian, tetapi lokasi dan status lahannya tidak dapat digunakan untuk pembangunan gedung Kopdes,” ungkapnya.

Terkait unit usaha yang akan dijalankan, Aloysius menuturkan hingga kini pemerintah desa belum merincikan secara detail bidang usaha yang akan dikembangkan dalam Kopdes Merah Putih. Pihaknya masih menunggu kejelasan lokasi agar perencanaan usaha dapat disusun lebih matang.

“Untuk unit usaha, kami belum merincikan secara detail. Saat ini kami fokus terlebih dahulu pada penyediaan lahan dan pembentukan struktur dasar koperasi. Setelah itu baru kami bahas lebih lanjut mengenai jenis usaha yang akan dijalankan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....