Polman Babel Lakukan Pendampingan Tata Kelola Wisata Pantai Penyusuk

  • 16 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat -Dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) guna mendukung potensi besar destinasi wisata unggulan Pantai Penyusuk Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka. Dukungan tersebut melalui pendampingan tata kelola berbasis kemitraan dan teknologi digital agar mampu menjawab tantangan di tengah perkembangan industri pariwisata.

Melibatkan 35 peserta yang berasal dari anggota Hutan Kemasyarakatan (HKm), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan pemuda setempat. PKM ini mengangkat tajuk Akselerasi Kemandirian Ekosistem Wisata Lokal melalui Pendampingan Berbasis Kemitraan dalam Pengembangan Ekowisata Digital di Pantai Penyusuk Belinyu Bangka.

Ketua Tim PKM, Indah Riezky Pratiwi menjelaskan, sebelum program dijalankan, pengelolaan Pantai Penyusuk masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari belum adanya struktur organisasi yang jelas, belum tersusunnya standar pelayanan wisata, dan lainnnya.

"Termasuk belum optimalnya pemanfaatan website sebagai media promosi dan pusat informasi destinasi karena pengelolaan yang baik menjadi kunci agar wisata dapat berkembang secara berkelanjutan," kata Indah Riezky Pratiwi, Kamis 16 Juli 2026.



Menjawab persoalan tersebut, kata Indah, pihaknya melaksanakan rangkaian diskusi, pelatihan, praktik, dan pendampingan yang dilakukan secara bertahap.

"Peserta mengikuti pelatihan mengenai pengemasan produk serta standarisasi layanan wisata berbasis digital optimalisasi website ekowisata untuk membekali peserta dengan kemampuan menyusun paket wisata, mengembangkan produk UMKM, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan," ujarnya.

Ketua Pokdarwis Pantai Penyusuk, Fitrawati menuturkan, pendampingan yang diberikan agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pembagian tugas organisasi, standar pelayanan wisata, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi.

"Sehingga Pantai Penyusuk semakin dikenal wisatawan dan mampu menjadi destinasi ekowisata unggulan yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Program yang dimulai sejak, Sabtu 20 Juli 2026, melibatkan tim dosen Polman Babel terdiri Indah Riezky Pratiwi, M.Pd., Sari Mubaroh, M.Pd., Muhammad Setya Pratama, M.Si., dan Novitasari, M.Pd, mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.

(Humas_Polman Babel)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....