Masjid Granada, Simbol Kebangkitan Islam di Spanyol Modern
- 15 Jul 2026 01:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis : Masjid Granada kini menjadi salah satu simbol kebangkitan Islam di Kota Granada, Spanyol. Berlokasi di kawasan bersejarah Albaicín dengan latar pemandangan Istana Alhambra, masjid ini menjadi pusat aktivitas umat Islam sekaligus destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai negara.
Keberadaan Masjid Granada memiliki makna penting karena kota ini pernah menjadi pusat pemerintahan Islam terakhir di Andalusia sebelum jatuh ke tangan Kerajaan Katolik pada 1492. Selama berabad-abad setelah peristiwa tersebut, Granada tidak memiliki masjid besar hingga akhirnya rumah ibadah ini dibangun pada awal tahun 2000-an.
Tour guide asal Indonesia yang menetap di Granada, Michael, menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Granada merupakan hasil perjuangan komunitas Muslim yang ingin menghidupkan kembali syiar Islam di kota bersejarah tersebut.
Menurut Michael, masjid ini diprakarsai oleh tiga pemuda asli Spanyol yang memeluk Islam pada era 1970-an. Setelah mengenal Islam saat berada di Inggris, mereka kembali ke Granada dengan tekad membangun pusat ibadah bagi umat Muslim.
"Mereka kemudian melakukan penggalangan dana dari berbagai negara hingga akhirnya masjid ini dapat dibangun di lokasi yang sangat strategis, menghadap langsung ke Alhambra," kata Michael.
Ia menjelaskan, pada awal proses pembangunannya sempat muncul penolakan dari sebagian masyarakat. Namun seiring waktu, keberadaan masjid justru diterima karena aktif menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Granada juga menjadi ruang pertemuan umat Islam dari berbagai negara. Setiap pelaksanaan Salat Jumat, jamaah yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari warga Spanyol yang memeluk Islam hingga wisatawan dari Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa.
Dalam kunjungannya ke Masjid Granada, seorang peserta program pembelajaran sejarah Islam asal Belanda yang memiliki keturunan Maroko mengaku terkesan dengan suasana masjid tersebut. Ia menilai lingkungan masjid mengingatkannya pada arsitektur dan budaya di Afrika Utara.
Ia juga mengatakan pemandangan Alhambra dari halaman masjid memberikan pengalaman yang berbeda, terutama bagi wisatawan Muslim yang ingin mengenal sejarah Islam di Andalusia secara langsung.
Masjid Granada saat ini menjadi salah satu destinasi yang hampir selalu dikunjungi wisatawan Muslim ketika berada di kota tersebut. Selain melaksanakan ibadah, pengunjung dapat menikmati taman yang menghadap langsung ke Alhambra, menjadikannya salah satu lokasi terbaik untuk menikmati panorama Kota Granada.
Michael menilai keberadaan Masjid Granada membuktikan bahwa kehidupan Islam di kota itu terus berkembang secara damai di tengah masyarakat yang multikultural.
"Masjid ini bukan hanya tempat salat, tetapi juga menjadi simbol bahwa Islam kembali hadir di Granada melalui pendekatan yang damai, terbuka, dan berdampingan dengan masyarakat sekitar," ujarnya.
Dengan nilai sejarah yang kuat serta lokasinya yang berada di jantung kawasan warisan dunia, Masjid Granada kini menjadi bagian penting dari perjalanan wisata religi di Spanyol. Kehadirannya tidak hanya melengkapi jejak kejayaan Islam di Andalusia, tetapi juga menjadi simbol dialog, toleransi, dan keberagaman yang terus tumbuh di kota bersejarah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....