Mengenal Upacara Semana Santa Larantuka

  • 30 Mei 2026 16:26 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Minggu Palma menjadi awal dari seluruh rangkaian Semana Santa di Larantuka yang dipenuhi suasana khidmat. Umat Katolik berbondong-bondong melambaikan daun palem untuk mengenang masuknya Yesus ke Yerusalem.

Senin Suci diisi dengan persiapan batin dan fisik oleh seluruh warga kota serta para peziarah. Rumah-rumah mulai dibersihkan dan lilin-lilin ritual disiapkan untuk prosesi besar yang akan datang.

Selasa Suci menandai momen ketika ornamen-ornamen keagamaan kuno peninggalan Portugis mulai dikeluarkan dari tempat penyimpanan sakral. Suasana sakral makin terasa kuat di setiap penjuru kelurahan yang ada di Larantuka.

Rabu Trewa menjadi hari penutup segala aktivitas duniawi karena kota mulai memasuki masa berkabung. Warga membuat bunyi-bunyian gaduh sebelum akhirnya suasana berubah menjadi hening total menjelang malam.

Kamis Putih berfokus pada pembukaan pintu Kapela Tuan Ma dan Kapela Tuan Ana bagi para peziarah. Malam harinya diadakan misa pembasuhan kaki untuk mengenang Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid-Nya.

Jumat Agung merupakan puncak Semana Santa yang ditandai dengan prosesi laut membawa peti jenazah Yesus. Ribuan lilin menyala di sepanjang jalur darat malam harinya saat patung Tuan Ma dan Tuan Ana diarak mengelilingi kota.

Sabtu Suci hingga Minggu Paskah membawa kegembiraan besar setelah masa berkabung yang panjang selesai dilaksanakan. Umat merayakan kebangkitan Yesus dengan penuh suka cita bersama keluarga besar yang telah pulang melalui tradisi Bale Nagi.

Artikel ini kami kutip dari laman Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....