PHRI Dorong Peningkatan Kualitas SDM Wisata Pandeglang

  • 28 Mar 2026 13:45 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang menekankan pentingnya standarisasi kualitas pelayanan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Evaluasi ini muncul sebagai respons terhadap tingginya ekspektasi pengunjung yang membelanjakan anggaran mereka di berbagai destinasi wisata.

Standar pelayanan yang tinggi dinilai PHRI menjadi faktor penentu utama dalam membedakan kelas destinasi pariwisata di mata konsumen domestik maupun mancanegara.

Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang, Widiasmanto menegaskan, kepuasan wisatawan sangat bergantung pada keseimbangan antara harga yang dibayarkan dengan kualitas produk yang diterima. Ia merinci, hal tersebut mencakup aspek fungsional fasilitas hotel seperti suhu pendingin ruangan (AC) yang stabil, kebersihan kamar, hingga keramahan petugas dalam melayani tamu. Tanpa adanya peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan, tantangan harga yang sering dikeluhkan masyarakat akan sulit teratasi secara objektif.

"Peningkatan kualitas SDM sangat penting karena itu yang menentukan standar layanan kita tinggi atau tidak. Kalau kita mau pendapatan tinggi, maka kualitas pelayanan dan produknya, seperti kebersihan toilet dan keamanan parkir, harus bagus agar wisatawan merasa senang menghabiskan uangnya di Pandeglang," ujar Widi, Sabtu 28 Maret 2026.

Peningkatan kapasitas SDM menjadi agenda mendesak PHRI agar para pelaku usaha dapat bersaing secara profesional. Pelatihan mengenai etika pelayanan, kebersihan, dan kerapihan penataan tempat usaha dinilai perlu dilakukan secara masif kepada seluruh lapisan pengelola wisata, termasuk UMKM.

"Standar pelayanan yang baik diharapkannya akan menciptakan rasa nyaman sehingga wisatawan tidak akan ragu untuk berkunjung kembali meskipun dengan tarif yang menyesuaikan kualitas pasar," kata dia.

Selain layanan petugas, penataan fasilitas penunjang seperti area parkir yang aman serta toilet yang bersih menjadi syarat mutlak bagi destinasi wisata kelas atas. PHRI melihat, kenyamanan fisik lingkungan pariwisata sangat berpengaruh terhadap kemauan wisatawan untuk berlama-lama menghabiskan waktu di sebuah lokasi.

"Standar kualitas ini mencakup semua, mulai dari hotel, restoran, sampai pedagang UMKM. Kita harus bisa mengimbangi maunya market yang sekarang sangat konsen terhadap kebersihan dan makanan sehat, jadi konsep penataan setiap destinasi itu sangat penting agar tidak terkesan kumuh," katanya.

Selain itu, Ia pun menyoroti tempat oleh-oleh dan kuliner khas daerah seperti emping, otak-otak, dan gula aren yang harus dikonsep secara matang agar lebih menarik secara visual. Desain tempat kuliner di pinggir laut yang estetik diharapkannya mampu meningkatkan daya tarik bagi wisatawan yang gemar mengabadikan momen di media sosial.

"Sinergi antara keunggulan budaya kuliner dan tata kelola destinasi yang profesional dinilai Widi merupakan kunci utama kemajuan pariwisata Pandeglang di masa depan," ucap Widi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....