Antisipasi Penipuan, Wisatawan Diimbau Pesan Hotel di Kanal Resmi

  • 14 Mar 2026 13:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menemui praktik penipuan pemesanan tiket hotel pada momentum liburan sebelumnya. Sebagai langkah antisipasi, Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman Kus Endarto mengimbau wisatawan untuk berhati-hati. Pemesanan tiket sebaiknya tidak dilakukan pada media sosial seperti tiktok ataupun facebook, tapi dilakukan pada kanal resmi yang menjual tiket akomodasi hotel.

“Mohon kiranya, sangat disarankan oleh Dinas Pariwisata agar melakukan booking pada hotel yang jelas-jelas sudah pasti tersedia,” kata Kus saat dikonfirmasi belum lama ini.

Wisatawan diimbau untuk teliti sebelum melakukan pemesanan hotel secara online. Termasuk memperhatikan izin dari hotel. Di sisi lain, wisatawan juga diminta untuk tidak tergiur pada harga murah. Sebab, pihaknya sempat menemui adanya penipuan berupa kamar kos yang disewakan kepada wisatawan.

“Jangan coba-coba. Boleh (pesan hotel) murah, tapi kalau misalnya nanti tambah malah boncos kan tidak enak juga ya,” ujarnya.

Sementara itu, Kus memprediksi terjadi penurunan jumlah wisatawan di Sleman selama libur lebaran kali ini. Dia memperkirakan nantinya ada 250 ribu hingga 400 ribu wisatawan yang akan benar-benar mampir ke destinasi wisata di Sleman. Penurunan jumlah wisatawan ini juga sejalan dengan penurunan angka okupansi hotel di Sleman selama libur lebaran.

“Kami melihat bahwa okupansi hotel selama periode lebaran berada di antara 45 persen sampai maksimal 60 persen. Kalau tahun lalu maksimal di angka 51 persen dan rata-rata angkanya adalah di angka 36 persen,” ucapnya.

Kus menambahkan lama tinggal wisatawan atau length of stay-nya diperkirakan antara 1,75 hari sampai dengan 2 hari. Lalu, untuk besaran belanja wisatawan mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta perkunjungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....