Jogja Tanpa Rumput, Gerakan Berkesinambungan Wujudkan Keindahan
- 31 Jan 2026 23:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta kembali memperkuat komitmennya mewujudkan program Jogja Tanpa Rumput untuk menampilkan wajah kota yang bersih, rapi, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. Program ini merupakan bagian dari strategi pemeliharaan ruang publik, yang menyasar rumput dan tumbuhan liar maupun sampah di sepanjang ruas jalan dan trotoar kota.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kerja bakti massal, pada Jumat, 30 Januari 2026, sejak pukul 07.00 WIB, di sepanjang kawasan Kotabaru. Kegiatan difokuskan pada pembersihan rumput liar, dedaunan, ranting, serta sampah organik lain dari trotoar, bahu jalan, dan fasilitas umum. Petugas juga menyiapkan kendaraan dan peralatan untuk mengangkut hasil bersih-bersih tersebut
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat mengatakan, kerja bakti ini adalah wujud nyata implementasi program Jogja Tanpa Rumput yang dilaksanakan secara berkala.
“Satpol PP bersama teman-teman dari DLH melaksanakan kegiatan kerja bakti di kawasan Kotabaru, khususnya di area sekitar Kotabaru. Fokus kami adalah pembersihan trotoar dari rumput liar serta pengangkutan sampah yang ada di wilayah tersebut,” katanya.
Octo menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya membersihkan rumput, tetapi juga bertujuan memperbaiki estetika ruang kota agar lebih representatif sebagai kota tujuan wisata dan tempat tinggal yang nyaman. Area yang menjadi fokus tak hanya jalan protokol dan kawasan wisata, namun juga permukiman dan ruas jalan sekunder yang menjadi bagian dari ruang sirkulasi publik sehsehari-hari.
Rumput liar yang tumbuh di trotoar kerap mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan mengurangi kesan rapih ruang kota apabila dibiarkan terus-menerus. Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan, bahwa Jogja Tanpa Rumput tidak hanya soal pembersihan rumput, tapi juga momentum membangun kesadaran kolektif warga kota untuk ikut menjaga kebersihan dan ketertiban ruang publik.
Dengan keberlanjutan program ini, Pemkot berharap Kota Yogyakarta dapat tampil sebagai kota yang bersih, rapi, dan layak dikunjungi wisatawan sepanjang tahun 2026 sekaligus menjadi teladan pengelolaan ruang publik di tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....