BECAK Babel Dorong Edukasi Kebencanaan Jadi Materi Rutin di Sekolah

  • 19 Jul 2026 22:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Edukasi kebencanaan dinilai harus menjadi materi rutin di sekolah, tidak hanya saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Materi ini harus menjadi kokurikuler atau dimasukkan ke dalam mata pelajaran muatan lokal.

Hal itu disampaikan Ketua BECAK Babel, Arinda Unigraha, dalam program NGOBRAS di Pro 1 RRI Sungailiat.

Bahkan BECAK mendorong agar di sekolah-sekolah dibentuk semacam Unit Kesiapsiagaan Bencana, atau paling tidak menggiatkan ekstrakurikuler yang dapat mendukung mitigasi dan penanganan bencana di sekolah, seperti Pecinta Alam, Gerakan Pramuka, dan Palang Merah Remaja.

Menurutnya, pemahaman mitigasi bencana sejak dini penting agar siswa tidak panik saat menghadapi situasi darurat. Arinda menyebut pembentukan karakter tangguh tidak cukup lewat pembelajaran di kelas.

Siswa perlu dibekali kemampuan mengenali potensi bahaya, memahami jalur evakuasi, dan mengambil tindakan tepat saat keadaan darurat.

"Budaya siap siaga harus dibangun sejak awal. Dengan begitu, peserta didik tidak panik ketika menghadapi situasi darurat dan mampu melindungi diri maupun membantu orang lain sesuai kapasitasnya," ujarnya.

Senada dengan itu, Tim Edukasi BECAK Babel, Topandra, menambahkan ketangguhan siswa harus dibarengi kepedulian lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dinilai bisa mengurangi risiko bencana.

Ia menyarankan penyampaian materi kebencanaan lewat simulasi, permainan edukatif, dan praktik langsung agar lebih mudah dipahami siswa dibanding teori.

Pendengar RRI, Puji, berharap edukasi serupa diperluas ke semua sekolah.

"Saya berharap materi seperti ini tidak hanya diberikan saat MPLS, tetapi juga dilakukan secara berkala. Dengan begitu, siswa akan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana tanpa rasa panik," katanya.

BECAK Babel mendorong sekolah di Babel menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai budaya, bukan hanya kegiatan seremonial saat awal tahun ajaran.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....