Sah! Luke Vickery Bakal Perkuat Lini Serang Timnas Indonesia
- 16 Jul 2026 23:38 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sydney - Luke Anthony Vickery resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, pada Kamis 16 Juli 2026. Prosesi yang dimulai pukul 14.00 waktu setempat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Lintang Paramitasari Parnohadiningrat, serta Konsul Jenderal Republik Indonesia di Sydney, Pendekar Muda Leonard Sondakh dan sejumlah staf dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Dengan rampungnya proses pengambilan sumpah, Luke resmi menjadi WNI dan dapat melanjutkan tahapan administrasi yang diperlukan untuk memperkuat timnas Indonesia sesuai regulasi yang berlaku.
Bergabungnya Luke menjadi bagian dari Indonesia menambah opsi bagi skuad Garuda di sektor sayap. Pemain yang lahir di Kailua, Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005 itu saat ini masih berusia 20 tahun, sebuah usia yang menandai awal perjalanan karier profesionalnya sekaligus membuka peluang pengembangan jangka panjang bersama tim nasional.
Luke saat ini memperkuat klub A-League Men, Macarthur FC, setelah bergabung pada September 2025. Berposisi sebagai winger kanan maupun kiri, ia dikenal memiliki kecepatan, kemampuan membawa bola dalam situasi satu lawan satu, serta fleksibilitas taktik yang memungkinkannya bermain di beberapa peran dalam lini serang.
Pada musim 2025/2026, Luke tampil dalam 30 pertandingan di seluruh kompetisi bersama Macarthur FC dengan catatan tujuh gol dan tiga assist. Kontribusi tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan positifnya sebagai pemain muda yang mulai mendapatkan kepercayaan tampil secara reguler di level profesional.
Sebelum memperkuat Macarthur FC, Luke mengawali karier profesionalnya bersama Western United. Pada tahun 2024, ketika berusia 18 tahun, ia menembus tim utama setelah berkembang melalui akademi klub dan menandatangani kontrak profesional pertamanya. Setahun kemudian, pada 2025 di usia 19 tahun, ia mencetak gol perdana di kompetisi profesional saat menghadapi Central Coast Mariners, sekaligus menjadi sebuah momen penting dalam perjalanan kariernya.
Di level internasional, Luke sebelumnya pernah membela Australia U-19 pada ASEAN U-19 Boys Championship 2024 yang berlangsung di Surabaya. Saat itu, pada usia 18 tahun, ia menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengakhiri turnamen di peringkat ketiga.
Sebagai informasi, Luke memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu. Neneknya, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara, sehingga memberikan dasar hukum baginya untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui proses naturalisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto menyatakan dukungan penuh terhadap selesainya proses naturalisasi Luke menjadi WNI. Agung menggarisbawahi proses naturalisasi atlet merupakan bagian dari mekanisme hukum yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan dilaksanakan secara selektif untuk kepentingan nasional.
Dalam konteks olahraga, naturalisasi diharap mampu memperkuat kualitas tim nasional sekaligus mendorong peningkatan prestasi Indonesia di berbagai ajang internasional.
"Naturalisasi atlet bukan sekadar proses perubahan status kewarganegaraan, tetapi merupakan kebijakan strategis yang mempertimbangkan kepentingan nasional. Pemerintah tentu melihat potensi yang dimiliki atlet untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga Indonesia,” katanya.
Menurutnya, perkembangan sepak bola modern menuntut setiap negara memiliki kualitas pemain yang kompetitif. Oleh karena itu, kehadiran pemain-pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia.
“Kami mendukung setiap proses yang dilakukan sesuai ketentuan hukum dan memberikan manfaat bagi bangsa, khususnya dalam meningkatkan daya saing prestasi sepak bola Indonesia," ujar Agung, Rabu, 15 Juli kemarin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....