Luke Vickery Disumpah sebagai WNI, Agung Rektono Seto Beri Dukungan Penuh
- 16 Jul 2026 22:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Rencana pengambilan sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) bagi pemain keturunan Luke Vickery di Sydney, Australia mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY, Agung Rektono Seto.
Menurutnya, proses naturalisasi atlet merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga sekaligus meningkatkan daya saing prestasi sepak bola Indonesia di level internasional.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot menuturkan, Luke Vickery dijadwalkan menjalani pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia pada Kamis, 16 Juli 2026 di Sydney, Australia.
"Rencana pengambilan sumpah Luke Vickery akan berlangsung di Sydney, Australia pada 16 Juli 2026," ujar Noor Korompot, Selasa, 14 Juli kemarin.
Agung menggarisbawahi proses naturalisasi atlet merupakan bagian dari mekanisme hukum yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan dilaksanakan secara selektif untuk kepentingan nasional. Dalam konteks olahraga, naturalisasi diharap mampu memperkuat kualitas tim nasional sekaligus mendorong peningkatan prestasi Indonesia di berbagai ajang internasional.
"Naturalisasi atlet bukan sekadar proses perubahan status kewarganegaraan, tetapi merupakan kebijakan strategis yang mempertimbangkan kepentingan nasional. Pemerintah tentu melihat potensi yang dimiliki atlet untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga Indonesia,” katanya.
Menurutnya, perkembangan sepak bola modern menuntut setiap negara memiliki kualitas pemain yang kompetitif. Oleh karena itu, kehadiran pemain-pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia.
“Kami mendukung setiap proses yang dilakukan sesuai ketentuan hukum dan memberikan manfaat bagi bangsa, khususnya dalam meningkatkan daya saing prestasi sepak bola Indonesia," ujar Agung, Rabu, 15 Juli kemarin.
Agung menilai Luke Vickery merupakan salah satu pemain yang memiliki prospek menjanjikan. Rekam jejaknya bersama kelompok umur Tim Nasional Australia serta pengalamannya menjadi pemain inti di Macarthur FC pada kompetisi kasta tertinggi Australia menunjukkan kualitas yang dapat memberikan kontribusi positif bagi Tim Nasional Indonesia.
"Luke Vickery memiliki track record yang baik. Pengalamannya bersama tim nasional yunior Australia dan konsistensinya bermain di kompetisi profesional menjadi modal penting. Kini ia memilih Indonesia sebagai negara yang akan dibelanya. Tentu ini merupakan peluang yang patut diapresiasi karena diharapkan dapat memperkuat kualitas tim nasional sekaligus meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di tingkat regional maupun dunia," ucapnya.
Lebih lanjut, Agung menegaskan, keberhasilan pembangunan sepak bola nasional tidak hanya ditentukan oleh kehadiran pemain naturalisasi, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan pembinaan pemain muda, pengembangan kompetisi usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta tata kelola sepak bola yang profesional dan berkelanjutan.
"Naturalisasi merupakan salah satu instrumen untuk memperkuat tim nasional, namun pembinaan talenta lokal tetap menjadi fondasi utama. Dengan sinergi keduanya, Indonesia memiliki peluang yang semakin besar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di berbagai kompetisi internasional," ujar dia.
Rencana pengambilan sumpah WNI Luke Vickery di Sydney menjadi tahapan penting dalam proses naturalisasinya. Setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan seluruh persyaratan administrasi sepak bola terpenuhi, Luke Vickery diharapkan dapat segera memperkuat Tim Nasional Indonesia serta memberikan kontribusi bagi peningkatan prestasi sepak bola Merah Putih di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....