Turnamen Persetama Damai Cup II Berjalan Aman Berkat Pengamanan Polisi

  • 12 Jul 2026 05:20 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Kepolisian Resor Wonogiri mengawal pembukaan Turnamen Sepak Bola Persetama Damai Cup II di Lapangan Sepak Bola Gedong, Dusun Tanggeran, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Sabtu 11 Juli 2026. Pengamanan yang dilakukan personel Polsek Pracimantoro membuat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Turnamen yang diikuti 16 tim dari Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut menarik perhatian masyarakat. Sekitar 450 penonton memadati lapangan untuk menyaksikan laga pembuka yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Pembukaan turnamen turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Wonogiri Novri Roesmono, Kepala Kelurahan Gedong Yoga Pujantoko, unsur TNI, tenaga kesehatan dari Puskesmas I Pracimantoro, serta panitia penyelenggara.

Ajang olahraga yang diprakarsai panitia dengan penanggung jawab Bambang Giri Nugroho itu diawali pertandingan antara Persip FC Petirsari melawan Santri FC Semanu, Gunungkidul. Tim tamu berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-0.

Untuk memastikan pertandingan berlangsung lancar, Polsek Pracimantoro menerjunkan personel pengamanan yang dipimpin Kanit Samapta Ipda Ahmadi, S.IP, di bawah pengawasan Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono, S.H. Pengamanan difokuskan untuk memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, dan para penonton.

Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. menegaskan kepolisian mendukung kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.

"Polres Wonogiri mendukung seluruh kegiatan positif masyarakat, termasuk turnamen olahraga yang mampu mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat sportivitas," ujarnya.

AKP Anom juga mengimbau seluruh peserta dan suporter menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang tertib selama turnamen berlangsung.

Ia mengatakan, sinergi antara panitia, aparat keamanan, pemerintah setempat, dan masyarakat menjadi kunci kelancaran setiap pertandingan sehingga turnamen dapat berlangsung aman hingga selesai. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....