Riemer Sebut Final Play-off Lawan Ceko sebagai Pertandingan Paling Menegangkan

  • 31 Mar 2026 08:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Denmark akan menghadapi laga krusial melawan Ceko pada laga penentuan ke Piala Dunia 2026
  • Pelatih Denmark Brian Riemer mewaspadai ancaman Ceko dari bola mati dengan serangan mereka dipimpin oleh striker Patrik Schick yang menjadi momok bagi pertahanan lawan

RRI.CO.ID, Denmark - Pelatih Denmark Brian Riemer akui akan pertandingan yang berisiko tinggi pada Rabu 1 April 2026 melawan Republik Ceko. Laga ini disebutnya sebagai yang paling signifikan dalam karir manajerialnya, dengan kemenangan yang menjamin tiket ke Piala Dunia mendatang di Praha.

Denmark memasuki final dengan semangat tinggi setelah kemenangan 4-0 atas Makedonia Utara di semifinal playoff hari Kamis waktu setempat. Mereka bertekad memburu penampilan Piala Dunia ketiga berturut-turut.

"Mencapai final Piala Dunia adalah sesuatu yang istimewa dan unik. Ini adalah pengalaman luar biasa yang mungkin hanya dialami seorang manajer sekali dalam kariernya," kata Riemer dalam keterangan yang di dapat RRI, Selasa, 30 Maret 2026.

Pelatih asal Denmark itu mewaspadai ancaman Ceko dari bola mati dengan serangan mereka dipimpin oleh striker Patrik Schick yang menjadi momok bagi pertahanan lawan. "Kami sudah mempersiapkannya dan menganalisis mereka, kami sangat percaya pada pemain kami, dan bola mati juga merupakan bagian dari rutinitas harian mereka di klubnya," ujarnya.

Riemer mengakui bahwa bola mati adalah kekuatan utama Republik Ceko. Hal itulah yang harus diantisipasi dengan serius oleh timnya sepanjang pertandingan.

Striker Rasmus Hojlund yakin rekan satu timnya bisa tampil maksimal dalam laga penentuan menuju putaran final Piala Dunia 2026. "Ini mungkin salah satu pertandingan terbesar yang pernah saya mainkan dalam karier saya sejauh ini," katanya.

Pemain depan itu mengaku belum terlalu kuno namun masih memainkan cukup banyak pertandingan di level tinggi dengan pengalaman berharga. "Ada rasa gugup, namun ini tentang mengubah itu menjadi sesuatu yang positif," ujar Hojlund.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....