UEFA Selediki Kasus Racism Vinicius
- 19 Feb 2026 11:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: UEFA akan selidiki kasus racism di laga Benfica versus Real Madrid. Asosiasi sepak bola Eropa itu telah meminta komisi disiplin untuk menindaklanjuti kasus diskriminasi dan rasisme yang menimpa Vinicius Junior di laga Play Off Liga Champions.
Pada pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisabon Portugal, penyerang Madrid Vinicius yang mencetak gol semata wayang, mengaku mendapat perlakuan buruk dari pemain tuan rumah Gianluca Prestianni.
Pemain asal Argentina ini secara sengaja menutup mulutnya dengan jersey saat berdebat dengan Vinicius. Sikap Prestianni langsung diadukan penyerang Madrid pada wasit Francois Letexier.
Pertandinganpun sempat berhenti 10 menit. Rekan Vini, Kylian Mbappe juga mengaku mendengar Prestianni memanggil Vini dengan sebutan monyet sebanyak lima kali.
Melalui rilisnya UEFA bertindak cepat dengan menginvestigasi perlakuan rasisme ini. Meski Prestianni sendiri tidak mengaku telah bersikap rasisme pada Vini.
Jika Prestianni terbukti benar melakukan rasisme pada Vini, sang pemain bisa menghadapi hukuman minimal 10 kali larangan bermain di kompetisi Eropa. Hukuman ini diperkenalkan oleh sekjen UEFA saat itu, Gianni Infantino pada tahun 2013.
Hukuman larangan bermain juga pernah dijatuhkan pada Ondrej Kudela, bek tengah klub Ceko, yang melakukan aksi rasisme pada Glen kamara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....