Tokoh Agama Pegunungan Bintang Ajak Warga Jaga Kamtibmas

  • 20 Jul 2026 17:31 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Tokoh agama Kabupaten Pegunungan Bintang, Pdt. Anselmus Taplo, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang sejumlah agenda nasional pada Agustus 2026. Dalam rilisnya, Pdt. Anselmus yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pegunungan Bintang dan Wakil Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Pegunungan Bintang (PGG-PB) mengatakan, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Ia mengayakan, masyarakat tidak boleh mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun ajakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keharmonisan yang selama ini terjaga di Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Saya selalu bersedia membantu menjaga dan menciptakan situasi keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Melalui setiap kesempatan ibadah maupun kegiatan kemasyarakatan, saya akan terus menyampaikan imbauan kepada jemaat dan masyarakat agar bersama-sama menjaga kamtibmas serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari pihak-pihak yang ingin membuat situasi menjadi tidak aman," ujar Pdt. Anselmus Taplo.

Pdt. Anselmus juga mengajak masyarakat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat persatuan, kebersamaan, dan kedamaian.

Kata dia, peringatan HUT Kemerdekaan RI harus menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, serta mendukung pembangunan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat Pegunungan Bintang.

Dia sendiri berencana menghadiri rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI yang dipusatkan di Distrik Kiwirok. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pesan perdamaian, persatuan, dan kerukunan di tengah masyarakat.

Pdt. Anselmus berharap tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda terus berperan aktif menyampaikan pesan-pesan perdamaian sehingga stabilitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang tetap terjaga menjelang berbagai agenda nasional pada Agustus hingga September 2026.

Peran para tokoh sangat strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya isu-isu provokatif yang berpotensi mengganggu keamanan di wilayah Pegunungan Bintang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....