Pemerintah Targetkan Papua Tak Lagi Bergantung pada Pasokan dari Jawa

  • 20 Jul 2026 06:09 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah menargetkan Papua tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dan energi dari Pulau Jawa. Langkah tersebut ditempuh untuk menekan biaya distribusi yang selama ini membuat harga kebutuhan pokok di Papua lebih tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan tingginya ongkos angkut dari Jawa menjadi salah satu penyebab mahalnya harga pangan dan energi di Papua.

“Kalau makanan atau solar harus dikirim dari Jakarta, ongkos angkutnya sangat mahal. Tidak adil jika masyarakat yang pendapatannya lebih rendah justru membayar harga yang lebih tinggi,” kata Zulkifli.

Menurutnya, pemerintah mulai mempercepat pembangunan Zona Pangan, Energi, dan Air di Wanam, Kabupaten Merauke. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian Papua dalam memenuhi kebutuhan pangan dan energi.

“Kami ingin Papua mandiri, baik dalam penyediaan pangan maupun energi, sehingga tidak lagi bergantung pada daerah yang jauh,” ujarnya.

Zulkifli menambahkan usulan pemerintah daerah, mulai dari pembangunan irigasi, penyediaan pupuk, cetak sawah, hingga infrastruktur pertanian akan dibahas bersama Presiden sebagai bagian dari percepatan program ketahanan pangan nasional.

Selain pengembangan sektor pangan, pemerintah juga mempercepat rencana pembangunan fasilitas peluncuran roket nasional di Kabupaten Biak Numfor. Lokasi tersebut dinilai memiliki keunggulan karena berada dekat garis khatulistiwa.

“Pembangunan fasilitas peluncuran roket di Biak akan dipercepat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....