Reses Sri Astuti Soroti Pendidikan Karakter untuk Cegah Kenakalan Remaja
- 18 Jul 2026 20:32 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fraksi PKS, Sri Astuti, menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda sebagai upaya mencegah kenakalan remaja. Hal itu disampaikan saat kegiatan reses masa sidang II Tahun 2026 yang digelar di Kota Bengkulu, Sabtu 18 Juli 2026.
Menurut Sri, persoalan perilaku remaja menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Warga menilai degradasi moral di kalangan pemuda perlu segera ditangani melalui pembinaan yang berkelanjutan.
"Keluhannya tentang bobroknya pemuda zaman sekarang. Baik yang viral balapan liar di kawasan Pantai Panjang maupun di lokasi lainnya, persoalan yang banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan perilaku remaja," ujar Sri Astuti.
Ia mengatakan persoalan tersebut telah menjadi perhatian bersama. Bahkan, DPRD telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan berharap di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan lahir kebijakan yang memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda.
Sri Astuti juga mengungkapkan, saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Karakter sedang diproses di DPRD Kota Bengkulu. Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun karakter anak dan remaja sejak dini.
"Sedang dibahas di tingkat kota, dan semoga pendidikan karakter remaja bisa jadi perhatian bersama. Ini untuk menjaga moral generasi muda kita," tuturnya.
Selain itu, ia mendorong agar berbagai peraturan daerah yang berkaitan dengan perlindungan anak dan kota ramah anak terus disosialisasikan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami sekaligus mendukung implementasi kebijakan tersebut.
Sri menambahkan, pembinaan remaja juga harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas dan ruang kegiatan yang positif. Menurutnya, organisasi dan kader PKS di Kota Bengkulu siap berkontribusi dalam membina generasi muda agar terhindar dari kenakalan remaja dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter.
"Kalau masyarakat memahami perda yang ada, termasuk tentang perlindungan anak dan kota ramah anak, tentu mereka akan ikut mendukung pelaksanaannya. Bisa diimplementasikan dengan penyediaan sarana olahraga, ataupun memfasilitasi bakat yang ada," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....