Dinas Kesehatan Touna Lakukan Fogging Antisipasi Penyakit DBD

  • 18 Jul 2026 16:17 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, di temui Sabtu 18 Juli 2026, mengatakan setiap laporan kasus DBD yang diterima dari rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan dipantau melalui sistem surveilans yang dilakukan setiap hari.

"Setiap hari ada laporan surveilans yang kami terima dari rumah sakit, semua laporan kasus DBD maupun penyakit menular lainnya dipantau secara rutin," ujarn dr. Niko.

Ia menjelaskan, setiap kasus yang terkonfirmasi akan ditindaklanjuti dengan Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk mengetahui potensi penularan di lingkungan sekitar pasien.

"Fogging bukan merupakan langkah pencegahan utama, namun kita akan maksimalkan kegiatan edukasi.

Menurut Kadinkes Touna pencegahan yang paling efektif adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui gerakan 3M Plus.

Namun, apabila hasil penyelidikan epidemiologi menunjukkan adanya risiko penularan dan memenuhi kriteria, maka fogging akan dilaksanakan sesuai prosedur," tutur Kadinkes.

Menurut mantan direktur RSUD Ampana Tojo Una Una, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat terus menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan langkah pencegahan lainnya.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, atau muncul bintik-bintik merah pada kulit.

Penanganan dini dinilai penting untuk mencegah komplikasi yang dapat membahayakan keselamatan pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....