Pengurus NU Kibin Diminta Perkuat Khidmah Kebangsaan Bersama

  • 18 Jul 2026 18:50 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Pengurus MWCNU Kecamatan Kibin periode 2026–2031 resmi dilantik pada Sabtu 18 Juli 2026 di Aula Kantor Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.
  • Pelantikan dihadiri langsung oleh jajaran PWNU Banten, PCNU Kabupaten Serang, Forkopimcam, tokoh agama, dan masyarakat lokal.
  • Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam melayani umat dan menjalankan amanah organisasi.

RRI.CO.ID, Serang - Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kibin masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik di Aula Kantor Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu 18 Juli 2026. Pelantikan dihadiri jajaran PWNU Banten, PCNU Kabupaten Serang, Forkopimcam, tokoh agama, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat peran NU dalam melayani umat. Pengurus baru diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.

Kepengurusan MWCNU Kibin dipimpin Nurmin, S.M. sebagai Ketua Tanfidziyah dan Mad Waseh sebagai Rais Syuriyah. Seluruh pengurus akan menjalankan masa khidmat 2026–2031. Mereka diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang, KH Muhammad Robi Ulfi Zaini Thohir atau Gus Robi mengingatkan, tantangan organisasi ke depan semakin besar. Menurutnya, pengurus harus menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan serta menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Ia mengajak seluruh pengurus terus berkhidmah demi kemaslahatan umat dan bangsa.

"Merdeka dari kebodohan, merdeka dari pembodohan, apalagi pembodohan atas nama agama. Tantangan kita ke depan semakin beragam, karena itu mari kita khidmah dan menjaga amanah keagamaan serta kebangsaan," kata Gus Robi.

Gus Robi menegaskan, komitmen NU terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah final. Menurutnya, para ulama telah meletakkan dasar kebangsaan yang harus terus dijaga. Pengurus diminta menjadi teladan dalam menjaga persatuan. Kerukunan masyarakat juga harus terus dirawat.

Selain itu, Gus Robi mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan musyawarah dalam menjalankan organisasi. Kedua hal tersebut dinilai menjadi kekuatan utama NU menghadapi berbagai tantangan. Pengurus juga diminta saling mendukung dalam setiap program. Kebersamaan menjadi kunci keberhasilan organisasi.

Ia berharap kepengurusan baru mampu bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat program sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Dengan sinergi yang baik, manfaat organisasi akan semakin dirasakan masyarakat. NU juga diharapkan terus hadir memberikan solusi bagi umat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....