Disabilitas Dinilai Cukup Dapat Perhatian walaupun Masih Perlu Pembenahan

  • 18 Jul 2026 07:05 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID – Perhatian terhadap penyandang disabilitas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai sudah cukup baik dari pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Namun, masih ada dua catatan penting yang perlu dibenahi, yaitu keterbatasan tenaga pendidik di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan belum meratanya fasilitas publik ramah disabilitas*.

Hal itu terungkap dari pendapat warga yang dihimpun RRI Sungailiat, Jumat, 17 Juli 2026.

Olivia, warga Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, menilai masyarakat dan pemerintah sudah memberikan kehidupan setara bagi penyandang disabilitas melalui pendidikan, pelatihan, dan berbagai kegiatan.

Namun ia menyoroti masih minimnya tenaga pendidik di SLB.

"Saya pernah dengar dari pengalaman seorang teman, dia cukup kesulitan memindahkan anaknya dari sekolah negeri ke Sekolah Luar Biasa karena terkendala keterbatasan tenaga pendidik. Pengalaman seperti ini menunjukkan bahwa akses layanan yang memadai memang harus diperjuangkan," ujar Olivia.

Senada, Endra, warga Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, mengapresiasi ketersediaan fasilitas publik yang sudah mulai ramah disabilitas.

"Contohnya ada beberapa fasilitas yang sudah menunjang untuk mereka gunakan. Terus penyetaraan di dunia kerja, mereka tidak dibeda-bedakan, semua diberi ruang," kata Endra.

Meski begitu, Endra berharap pemerintah dan pihak terkait terus mendorong penyedia layanan publik yang belum menyediakan fasilitas penunjang agar segera membangunnya. Tujuannya untuk membantu mewujudkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

Kedua narasumber sepakat bahwa upaya kesetaraan sudah berjalan, tetapi perlu penguatan pada aspek pendidikan khusus dan pemerataan infrastruktur ramah disabilitas di seluruh wilayah Babel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....