BI dan Pemda Bersinergi Perkuat Ekonomi Banten
- 18 Jul 2026 06:48 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bank Indonesia Perwakilan Banten terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui berbagai sektor, mulai dari pengendalian inflasi, digitalisasi sistem pembayaran, hingga peningkatan investasi daerah.
Ekonom Yunior Bank Indonesia Banten, Laura Martha, mengatakan sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, kerja sama lintas sektor diperlukan agar perekonomian daerah tetap tumbuh dan stabil.
Ia menjelaskan, terdapat tiga bidang utama yang menjadi fokus kolaborasi antara BI dan pemerintah daerah, yakni pengendalian inflasi, penguatan sistem pembayaran digital, serta dukungan terhadap investasi. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi Banten.
"Bank Indonesia dan pemerintah daerah ini banyak melakukan sinergi dan kolaborasi, mulai dari sisi moneter melalui tim pengendalian inflasi daerah, sistem pembayaran melalui TP2DD, dan juga dukungan investasi bersama DPMPTSP untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten," kata Laura dalam program Ekonomi Digital bersama RRI Pro 1 Banten, Jumat, 17 Juli 2026.
Laura menyampaikan, dalam pengendalian inflasi, BI bersama pemerintah daerah menjalankan strategi 4K yang meliputi ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil.
Selain itu, BI juga mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD. Program tersebut diwujudkan melalui penggunaan QRIS untuk berbagai transaksi, termasuk pembayaran pajak daerah, retribusi, hingga transaksi UMKM.
"Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten masih dalam kondisi baik, karena ditopang oleh sektor industri pengolahan seperti manufaktur dan petrokimia yang sampai saat ini masih stabil," ujarnya.
Berdasarkan catatan Bank Indonesia, ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026 tumbuh sebesar 5,64 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih berjalan positif di tengah tantangan global.
Laura menambahkan, Bank Indonesia akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi. Ia berharap sinergi tersebut mampu membuka peluang pertumbuhan baru melalui sektor industri, pariwisata, dan investasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....