Reses Andy Suhary: Warga Mukomuko Aspirasikan Infrastruktur hingga Harga Pupuk

  • 17 Jul 2026 21:09 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Mukomuko – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bengkulu, H. Andy Suhary, S.E., M.Pd., menerima berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses masa sidang II Tahun 2026 di Kelurahan Pasar Mukomuko, Jumat 17 Juli 2926.

Sejumlah persoalan yang disampaikan warga didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, hingga kondisi ekonomi masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Andy Suhary menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dibawa ke DPRD Provinsi Bengkulu untuk dibahas bersama pemerintah daerah maupun instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing. Menurutnya, reses menjadi wadah penting untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung.

Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian warga adalah pembangunan jembatan di Desa Pondok Batu. Masyarakat menilai jembatan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi akses terdekat menuju Kota Mukomuko dan akan memperlancar mobilitas warga serta aktivitas perekonomian.

Selain itu, warga mengeluhkan keberadaan buaya di Sungai Selagan yang dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat, terutama nelayan dan pencari hasil perairan.

Mereka berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dapat mengambil langkah penanganan agar konflik antara satwa liar dan masyarakat dapat diminimalkan," ucap Andy.

Foto : Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bengkulu, H. Andy Suhary, S.E., M.Pd., saat menerima berbagai aspirasi masyarakat.

Di sektor pertanian, masyarakat mengusulkan bantuan program ketahanan pangan berupa pengadaan sapi, kambing, serta bantuan bibit kelapa sawit, tanaman buah, dan komoditas produktif lainnya.

Dimana warga juga meminta pembukaan akses jalan baru dari kawasan Pian Kereta menuju Sungai Selagan untuk mendukung konektivitas dan membuka kawasan permukiman baru.

Lebih lanjut, petani kelapa sawit turut menyampaikan keluhan terkait terbatasnya penerimaan tandan buah segar (TBS) oleh pabrik kelapa sawit (PKS). Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya harga pupuk yang dinilai semakin membebani biaya produksi dan berdampak terhadap pendapatan petani.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andy Suhary menegaskan akan memperjuangkan seluruh usulan masyarakat melalui pembahasan di DPRD Provinsi Bengkulu bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

"Saya berharap dan akan memperjuangkan berbagai kebutuhan yang disampaikan warga dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mukomuko," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....