Judi Online Incar Pelajar, TNI Masuk Sekolah Benteng Siswa Baru

  • 17 Jul 2026 21:44 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Maraknya jeratan judi online di kalangan remaja kini menjadi ancaman serius yang mengintai dunia pendidikan. Merespons bahaya laten tersebut, jajaran TNI dari Koramil 02/Rundeng bergerak masuk ke sekolah guna membentengi para pelajar baru dari paparan aplikasi taruhan digital yang kian meresahkan.

Langkah preventif ini diwujudkan melalui sosialisasi khusus dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) RAMAH di SMA Negeri 1 Rundeng, Jumat 17 Juli 2026. Di hadapan ratusan siswa baru, Batituud Koramil 02/Rundeng, Peltu J. Saragih, menguliti dampak destruktif dari judi online yang tidak hanya merusak finansial, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda.

Peltu J. Saragih menegaskan bahwa algoritma judi online dirancang untuk menciptakan kecanduan akut yang dapat merusak kesehatan mental dan menurunkan prestasi belajar secara drastis. Lebih bahaya lagi, lingkaran setan candu digital ini kerap menjadi pintu masuk utama bagi remaja untuk nekat melakukan tindakan kriminal demi modal bertaruh.

"Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif. Hindari judi online karena hanya akan merugikan diri sendiri, keluarga, dan masa depan kalian," tegas Peltu J. Saragih di Ruang Multimedia SMAN 1 Rundeng.

TNI juga mengimbau para pelajar agar memperkuat literasi digital dan tidak mudah tergiur oleh promosi licik di media sosial yang menjanjikan kekayaan instan. Pihak TNI mengingatkan bahwa kesuksesan yang hakiki hanya bisa diraih lewat kedisiplinan dan kerja keras dalam belajar, bukan melalui platform ilegal yang manipulatif.

Langkah responsif Koramil 02/Rundeng ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Rundeng, Sarinah, S.Pd., M.Pd., mengakui bahwa materi edukasi ini sangat krusial diberikan sejak dini kepada siswa baru sebagai bekal menghadapi tantangan dan sisi gelap era digital.

Melalui sinergi antara TNI dan instansi pendidikan ini, para siswa baru diharapkan memiliki imunitas kuat terhadap bujuk rayu judi siber. Sosialisasi ini ditargetkan mampu mencetak generasi muda Kecamatan Rundeng yang berkarakter, berprestasi, serta bersih dari segala bentuk penyimpangan teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....