Puluhan Ribu Warga Saksikan “Sukoharjo Night Carnival” di Solo Baru

  • 17 Jul 2026 19:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo – Kasus hukum yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan sejumlah ASN dalam dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah oleh KPK, ternyata tidak berdampak terhadap warga, yang tetap antusias menyaksikan “Sukoharjo Night Carnival”.

Agenda dalam rangka Harlah ke 80 Pemkab Sukoharjo yang diikuti 43 peserta itu mendapatkan perhatian dari ribuan warga yang rela menunggu acara yang baru dimulai pukul 20.00 WIB pada Kamis 16 Juli 2026 malam.

Peserta berasal dari kalangan pelajar, sekolah, pelaku seni budaya, instansi pemerintah, perusahaan, duta wisata, hingga desa wisata.

Sukoharjo Night Carnival sediri mengambil rute sepanjang 2 kilometer dari Bunderan Pandowo dan berakhir di perempatan The Park Mall Solo baru.

Pantauan RRI, ribuan warga sudah menunggu sejak pukul 19.00 dengan berjejer memenuhi rute dijalan Ir Soekarno Solo baru untuk melihat beragam atraksi seni, budaya, dan kreativitas.

Rombongan peserta diberangkatkan secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Abdul Haris Widodo. Untuk selanjutnya mereka berjalan melintasi panggung kehormatan yang dihadiri sejumlah pejabat teras Pemkab Sukoharjo, termasuk . Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, dan jajaran Forkompimda.

Penanggung jawab kegiatan Havid Danang Purnomo Widodo mengatakan, Sukoharjo Night Carnival menjadi salah satu inovasi dalam memeriahkan Harlah ke-80 Kabupaten Sukoharjo, sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat.

"Kami menghadirkan 43 peserta dari berbagai unsur, mulai pelajar, sekolah, pelaku seni budaya, instansi, perusahaan, duta wisata, hingga desa wisata agar menjadi ruang kolaborasi sekaligus hiburan bagi masyarakat," ujar dia.

Menurutnya, pemilihan kawasan Solo baru sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Selama ini masih banyak anggapan bahwa Solo Baru merupakan bagian dari Kota Solo.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat luas, bahwa Solo baru adalah wilayah Kabupaten Sukoharjo, bukan Kota Solo. Melalui karnaval ini, kami ingin memperkuat identitas daerah sekaligus mengenalkan Sukoharjo kepada masyarakat luas," katanya.

Selain hiburan masyarakat, karnaval juga memberikan dampak ekonomi.

Sepanjang lokasi acara dipenuhi ribuan pelaku UMKM, mulai dari pedagang makanan dan minuman, hingga pedagang mainan anak yang memanfaatkan keramaian untuk meningkatkan penjualan.

Melalui penyelenggaraan perdana Sukoharjo Night Carnival, Pemkab Sukoharjo berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat kebanggaan terhadap identitas Kabupaten Sukoharjo. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....