TMMD Tahap III Bantul Dimulai, Sasar Pembangunan Jalan dan Rehabilitasi RTLH
- 17 Jul 2026 19:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap III Tahun 2026 Kabupaten Bantul telah resmi dimulai. Kali ini, pelaksanaan TMMD akan menyasar Padukuhan Rejosari, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo.
Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Fikri Nurheldi mengatakan, program TMMD berfokus pada pembangunan fisik dan nonfisik sesuai kebutuhan warga setempat. Salah satunya melalui pembukaan akses jalan baru guna memperlancar mobilitas warga.
“Sasaran pokok fisik berupa pembukaan jalan baru sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter,” ucapnya saat upacara pembukaan TMMD di Lapangan Sepak Bola Ngenep, Rabu, 15 Juli 2026.
Selain itu, juga dilakukan pengerjaan cor blok sepanjang 650 meter dengan ketebalan 10 sentimeter dan lebar 70 sentimeter di kedua sisinya. Hal tersebut untuk mendukung struktur jalan baru yang dibuat.
“Pembangunan fisik juga mencakup pembuatan talud penguat jalan sepanjang 130 meter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 1,3 meter,” ujarnya.
Selanjutnya, TMMD juga menyasar perbaikan satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga. Sehingga, pembangunan infrastruktur bisa sejalan dengan kesejahteraan warga.
“Sementara untuk sasaran nonfisik, kami menyelenggarakan berbagai penyuluhan, termasuk program peningkatan kapasitas pemberdayaan masyarakat setempat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta menegaskan bahwa TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan fisik. Menurutnya, program tersebut menjadi wujud gotong royong dari pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam kemajuan bersama.
"Melalui TMMD Tahap III ini, kita kembali membuktikan bahwa ketika TNI dan rakyat bahu-membahu, seberat apa pun pekerjaan dan sesulit apa pun medan yang dihadapi akan mampu kita selesaikan demi kemaslahatan bersama,” katanya.
Aris menambahkan, TMMD merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam mempercepat pemenuhan infrastruktur pedesaan. Harapannya, infrastruktur yang dibangun akan berdampak bagi perekonomian masyarakat sekitar.
"Perpaduan antara infrastruktur yang mantap dan pemberdayaan ekonomi ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata dan inklusif, tanpa ada satu pun warga Bantul yang tertinggal," ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....