Bobby Nasution Siapkan Puskesmas Mandrehe Naik Kelas, Layanan Rawat Inap

  • 17 Jul 2026 17:01 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, NIAS BARAT - Saat meninjau Puskesmas Mandrehe, Kamis 16 Juli 2026 Gubernur Bobby Nasution siapkan Puskesmas Mandrehe naik kelas dengan layanan rawat inap dan dokter spesialis.

Bobby Nasution mengecek rencana pengembangan sarana dan prasarana, mulai dari penambahan kamar, layanan rawat inap, hingga kebutuhan SDM tenaga kesehatan. Puskesmas tersebut menjadi fasilitas kesehatan terdekat bagi masyarakat Kecamatan Mandrehe.

"Puskesmas ini lokasinya sangat dekat dengan masyarakat di sini (Mandrehe). Kalau ke RSUD itu bisa sampai 2 jam perjalanan. Jadi kita bangun di sini untuk rawat inap dan juga menambah tempat tidur, sehingga bisa melayani lebih banyak pasien," ujar Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu.

Menurut Bobby, peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe merupakan langkah lanjutan setelah pemerintah membangun rumah sakit di Kepulauan Nias. Namun masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota kabupaten tetap butuh fasilitas kesehatan dengan layanan rawat inap.

"Untuk dokter spesialisnya juga kita akan siapkan. Saat ini dokter di sini sedang sekolah, dan nanti juga ada yang lain. Menunggu itu, kita sudah buat perjanjian bahwa dokter dari RSUD harus ada rotasi untuk mengisi. Termasuk kerja sama dengan USU dan UGM, di mana dokter residen mereka intensif ada di sini (Kepulauan Nias), jadi bisa saling rotasi," kata Bobby Nasution.

Ia menegaskan, Puskesmas Mandrehe nantinya mampu memberikan berbagai tindakan medis, seperti penyakit dalam, persalinan, kesehatan anak, anestesi, dan layanan lainnya.

"Begitu juga untuk pembangunan ini, bukan hanya dari provinsi saja. Tetapi dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan menyediakan alat kesehatan, seperti pemeriksaan kehamilan 4D dan untuk tindakan lainnya tanpa harus ke RS," ucapnya.

Kepala Puskesmas Mandrehe Karsa mengaku bangga atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumut. Selama ini, sekitar 23 ribu warga Kecamatan Mandrehe bergantung pada Puskesmas tersebut.

"Sekitar 20%-30% pasien kita harus dirujuk ke RSUD, dan jaraknya cukup jauh. Dengan peningkatan kapasitas ini nantinya, tindakan medis bisa kita lakukan di sini, termasuk jumlah pasien yang bisa kita tampung untuk rawat inap. Maka itu kami sangat senang atas perhatian Pak Gubernur kepada masyarakat di sini," ujar Karsa.

Usai meninjau Puskesmas Mandrehe, Bobby Nasution beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Bupati Nias Barat di Kecamatan Lahomi. Setelah itu, rombongan bertolak menuju Kabupaten Nias Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....